Kamis, 8 Oktober 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Film Melania Kalahkan Digger 67 Persen per Bioskop

Film Melania dan Digger dibandingkan lewat layar bioskop
Film Melania Kalahkan Digger 67 Persen per Bioskop. (Ilustrasi: AI)

Persaingan dua film dengan nasib berbeda ikut memancing sindiran di media sosial. Staf Ibu Negara AS Melania Trump mengejek film terbaru Tom Cruise setelah dokumenter biografi berjudul “MELANIA” mencatat pendapatan rata-rata per bioskop lebih tinggi.

Senior Advisor Marc Beckman menyebut “MELANIA” mengungguli “Digger” sekitar 67 persen per bioskop, meski dokumenter itu tayang di 1.543 lokasi lebih sedikit. Perbandingan tersebut muncul pada Selasa, setelah film Cruise meraih hasil pembukaan yang mengecewakan.

Dampaknya terasa pada reputasi film “Digger”, proyek beranggaran besar yang dibuka di lebih dari 3.000 lokasi. Film itu hanya meraup US$20 juta secara global pada debutnya, termasuk US$8 juta di pasar domestik, menurut laporan Deadline.

Film Melania unggul dalam rata-rata per bioskop

“MELANIA” dibuka di lebih sedikit bioskop, tetapi performanya melampaui perkiraan industri. Dokumenter tersebut mencatat pembukaan akhir pekan tertinggi untuk film nonfiksi dalam satu dekade, lalu meraih pendapatan keseluruhan US$16,7 juta.

Angka itu belum berarti filmnya untung. Amazon mengeluarkan US$40 juta untuk mengakuisisi dokumenter dan US$35 juta untuk pemasaran, sehingga pendapatan yang tercatat masih berada di bawah total biaya tersebut.

Tetap menjadi kejutan.

Bagi penonton dan industri film, perbandingan ini memperlihatkan bahwa jumlah layar bukan satu-satunya ukuran awal keberhasilan. Rata-rata pendapatan per bioskop memberi gambaran seberapa kuat sebuah film menarik penonton di lokasi penayangannya, meski angka itu sendiri belum menjawab apakah biaya produksi dan promosi tertutup.

Beckman menyoroti perbedaan tersebut dalam unggahan media sosial. Klaim yang ia sampaikan berfokus pada pendapatan per bioskop, bukan total pendapatan; “Digger” tetap memperoleh pembukaan global lebih besar daripada pendapatan keseluruhan “MELANIA”.

Digger menghadapi respons penonton yang lemah

“Digger” memasangkan Cruise dengan sutradara Alejandro G. Iñárritu dalam satire tentang miliarder. Film berperingkat R itu menampilkan Cruise sebagai pria tua berambut abu-abu, berbeda dari peran aksi yang lekat dengannya. Respons penonton tercermin dalam nilai “C” CinemaScore.

Menurut Deadline, hasil pembukaan “Digger” menjadikannya kegagalan box office terbesar dalam karier Cruise dengan jarak yang lebar. Biaya pemasaran film itu hampir US$100 juta, dan total kerugian diperkirakan dapat mencapai US$150 juta.

Ulasan kritikus dan penonton juga menunjukkan penerimaan yang terbelah. Di Rotten Tomatoes, film itu memperoleh skor 51 persen dari kritikus dan 72 persen dari penonton.

Konsultan box office David A. Gross menyebut proyek tersebut sebagai “cerita yang eksentrik” yang pada akhirnya gagal terhubung dengan penonton. Penilaian itu sejalan dengan hasil pembukaan yang jauh dari harapan, meski bahan sumber tidak merinci bagaimana setiap unsur film memengaruhi keputusan penonton.

Di box office akhir pekan yang sama, posisi teratas ditempati film thriller psikologis “Verity” dari Amazon MGM. Film adaptasi karya Colleen Hoover itu meraup US$33 juta saat dibuka, dengan sebagian besar dorongan penonton berasal dari perempuan.

Performa dokumenter “MELANIA” turut diikuti kabar bahwa Ratner akan menyutradarai film berikutnya dalam waralaba “Rush Hour”. Proyek itu sebelumnya didorong secara terbuka oleh Presiden Donald Trump, sebagaimana dilaporkan dalam bahan sumber. Beckman menekankan keunggulan rata-rata per bioskop “MELANIA” atas film Cruise sekitar 67 persen.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 8 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir