JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mendorong olahraga dan sepak bola sebagai investasi bagi generasi muda Indonesia, kata Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Pesan itu disampaikan Erick melalui unggahan Instagram resminya, setelah Prabowo membahas dukungan bagi sepak bola nasional bersama Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta.
Bagi pemerintah, olahraga tak berhenti pada prestasi. Prabowo menempatkan pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun karakter, disiplin, dan masa depan anak muda, sementara pertemuannya dengan FIFA turut menyinggung dukungan bagi sepak bola Indonesia.
Investasi olahraga menurut Prabowo
Dalam unggahan yang dikutip ANTARA, Erick menyampaikan penekanan Presiden mengenai peran olahraga. “Bapak Presiden Prabowo menegaskan bahwa olahraga dan sepak bola bukan sekadar tentang prestasi, tetapi juga investasi penting dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta masa depan generasi muda Indonesia,” tulis unggahan tersebut.
Erick juga menyebut komitmen itu menjadi landasan untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat, profesional, dan berkelanjutan. Pesan tersebut mengaitkan tujuan pembinaan dengan kebutuhan menjaga sistem olahraga agar memberi ruang bagi anak muda untuk berkembang, bukan hanya mengejar hasil pertandingan.
Gagasan itu punya dampak langsung bagi masyarakat: olahraga diposisikan sebagai ruang pembentukan kebiasaan dan karakter, di samping jalur menuju prestasi. Namun, pernyataan Erick tidak merinci program, anggaran, ataupun target pembinaan tertentu. Karena itu, penerjemahan komitmen tersebut ke dalam langkah nyata akan menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem yang dimaksud.
Dukungan sepak bola dibahas bersama FIFA
Sebelumnya, Prabowo menerima Gianni Infantino dan Erick Thohir di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan itu, mereka membahas dukungan Indonesia untuk kemajuan sepak bola nasional melalui kompetisi internasional, menurut keterangan Sekretariat Kabinet yang dikutip ANTARA.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah Infantino menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Penyelenggaraan ajang itu dinilai sukses dan mencerminkan antusiasme serta perkembangan sepak bola di kawasan ASEAN.
Konteks ini membuat pesan investasi olahraga beririsan dengan upaya memperkuat sepak bola nasional dan keterlibatan Indonesia dalam kompetisi internasional. Tantangannya bukan hanya menggelar turnamen, tetapi menjaga agar perhatian terhadap sepak bola ikut mendukung pembinaan yang berkelanjutan.
Belum ada rincian lanjutan mengenai langkah khusus yang akan ditempuh setelah pertemuan tersebut. Perkembangan berikutnya akan terlihat dari kebijakan dan program yang disiapkan untuk menerjemahkan dukungan itu menjadi penguatan ekosistem olahraga nasional.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.