Kamis, 8 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Gerai Kopi Kenangan Unggul, FORE Tumbuh Cepat pada Semester I-2026

Gerai Kopi Kenangan Unggul, FORE Tumbuh Cepat pada Semester I-2026
Gerai Kopi Kenangan Unggul, FORE Tumbuh Cepat pada Semester I-2026

1.289 gerai di 141 kota menempatkan Kopi Kenangan jauh di depan FORE dari sisi jumlah kedai. Namun, angka terbaru FORE menunjukkan persaingan belum berhenti: perusahaan itu mencatat pendapatan Rp 1 triliun pada semester pertama 2026, tumbuh 52 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kedua pemain besar industri kopi Indonesia ini punya skala dan catatan keuangan berbeda. Kopi Kenangan memimpin dalam jumlah gerai, sedangkan data FORE memperlihatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat. Perbandingan itu terlihat dari laporan keuangan dan keterangan perusahaan yang tersedia hingga Oktober 2026.

Kopi Kenangan membukukan EBITDA US$ 37 juta dan laba bersih US$ 18 juta pada 2025. Nilai laba bersih tersebut setara lebih dari Rp 300 miliar, menurut keterangan resmi perusahaan terkait laporan ESG 2025. Pada akhir tahun itu, jaringan Kopi Kenangan mencapai 1.173 gerai di Indonesia dan beroperasi di enam negara.

Jumlah tokonya masih bertambah. Situs resmi Kopi Kenangan, yang diakses Selasa (6/10/2026), mencatat perusahaan telah mengoperasikan 1.289 gerai di 141 kota. Angka tersebut menunjukkan jangkauan domestik yang semakin luas dibandingkan catatan akhir 2025.

FORE juga menutup 2025 dengan ekspansi jaringan. PT Fore Kopi Indonesia Tbk, yang menaungi merek Fore Coffee, membukukan penjualan neto Rp 1,49 triliun dan laba bersih Rp 90,13 miliar sepanjang tahun tersebut. Per akhir 2025, perusahaan memiliki 316 kedai di Indonesia serta empat kedai di Singapura.

### Pendapatan FORE naik 52 persen

Perkembangan terbaru FORE datang dari kinerja semester I-2026. Perusahaan melaporkan pendapatan Rp 1 triliun, naik 52 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, jumlah gerai aktif bertambah 44 persen menjadi 377.

Pertumbuhan gerai aktif itu memberi gambaran tentang perluasan operasi FORE setelah menutup 2025 dengan 320 kedai di dua negara. Angka 377 juga mencakup peningkatan jaringan yang dilaporkan perusahaan pada semester pertama, meski bahan yang tersedia tidak merinci pembagian lokasi gerai terbaru.

Perbandingan jumlah gerai perlu dibaca dengan memperhatikan periode datanya. Catatan Kopi Kenangan sebanyak 1.289 gerai berasal dari situs yang diakses pada Oktober 2026, sedangkan data FORE sebanyak 377 gerai aktif merujuk semester pertama 2026. Karena itu, angka tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan posisi kedua perusahaan pada tanggal yang sama.

Dari sisi laba 2025, Kopi Kenangan melaporkan laba bersih lebih dari Rp 300 miliar, sementara FORE mencatat Rp 90,13 miliar. Perbedaan skala jaringan dan hasil keuangan itu menandai dua lintasan bisnis yang tidak identik: Kopi Kenangan memiliki jangkauan gerai lebih besar, sedangkan FORE menunjukkan pertumbuhan pendapatan tahunan yang tinggi pada enam bulan pertama 2026.

Catatan berikutnya yang akan memperjelas persaingan ialah laporan kinerja kedua perusahaan setelah periode semester pertama, termasuk perkembangan jumlah gerai aktif FORE dan jaringan Kopi Kenangan.

Sumber: investor.id

(AS)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda