Jumat, 9 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

AI Ancam Kunci Kripto, Vitalik Buterin Dukung Migrasi Bertahap

AI Ancam Kunci Kripto, Vitalik Buterin Dukung Migrasi Bertahap
AI Ancam Kunci Kripto, Vitalik Buterin Dukung Migrasi Bertahap

Ia menyebut arah pengembangan Ethereum yang lebih mengandalkan hash sebagai salah satu alasan untuk tidak mengabaikan risiko tersebut. Namun, pernyataannya bukan klaim bahwa sistem yang ada telah ditembus. Peringatan itu berangkat dari kemungkinan bahwa landasan matematis yang dianggap sulit dapat berubah seiring munculnya metode baru.

Haseeb Qureshi, mitra pengelola Dragonfly, juga mendukung sikap hati-hati. Ia menilai risikonya bukan semata komputer kuantum, melainkan matematika konvensional yang dapat menggoyahkan asumsi keamanan kriptografi yang belum terbukti secara mutlak.

Migrasi dompet perlu terencana, bukan serentak

Alamat yang belum pernah dipakai untuk mengirim transaksi dapat menjaga kunci publik agar tidak terekspos melalui aktivitas tersebut. Karena itu, Buterin menilai menyimpan dana di alamat yang belum digunakan sebagai langkah masuk akal jika penerapannya tidak sulit. Drake menyarankan pemegang aset besar dan pengguna berpengalaman menjadi kelompok pertama yang mempertimbangkan perpindahan.

Ia juga menyarankan agar sisa dana dipindahkan ke alamat baru setelah sebuah transaksi ditandatangani. Namun, setiap perpindahan aset menuntut ketelitian: salah alamat atau proses yang keliru dapat membuat dana sulit dipulihkan.

Risiko itu bukan sekadar teori bagi Buterin. “Secara pribadi, saya kehilangan lebih banyak uang akibat migrasi yang gagal daripada seluruh kerugian saya dari peretasan jika digabungkan,” tulisnya.

Untuk pengguna kripto di Indonesia, pesan praktisnya bukan melakukan pemindahan massal karena khawatir pada satu peringatan. Pemilik dompet perlu memahami proses yang mereka jalankan dan memastikan alamat tujuan benar sebelum mengirim aset. Pengguna yang tidak yakin dapat menambah risiko justru ketika berusaha melindungi dana.

Drake pun menekankan migrasi harus berjalan perlahan dan dikelola dengan cermat. Ia memperingatkan bahwa perpindahan yang terburu-buru dapat menimbulkan dampak lebih buruk daripada ancaman yang hendak dihindari.

Diskusi berikutnya akan bergantung pada perkembangan riset matematika AI dan respons pengembang kriptografi. Untuk saat ini, Buterin mendukung kewaspadaan, bukan kepanikan: evaluasi keamanan perlu berjalan seiring dengan langkah migrasi yang terkendali.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 9 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis