MADRID — Endrick mulai mempertimbangkan pindah dari Real Madrid pada bursa transfer musim dingin setelah minim mendapat menit bermain di bawah pelatih Jose Mourinho. Menurut laporan surat kabar Italia La Gazzetta dello Sport, penyerang Brasil itu menempatkan Milan sebagai pilihan utama jika ia pergi dengan status pinjaman.
Belum ada kepastian bahwa Madrid akan melepas Endrick. Namun, situasi di lini depan dan kesempatan bermain yang terbatas membuat masa depannya kembali menjadi bahan pembicaraan menjelang bursa transfer berikutnya.
Endrick Incar Milan setelah menit bermain terbatas
Endrick baru mendapat 4 menit saat Real Madrid menang 3-2 atas Elche pada 15 September lalu. Kesempatan singkat itu memperbesar kekhawatirannya bahwa ia akan kesulitan memperoleh waktu bermain yang cukup sepanjang sisa musim.
Laporan media menyebut Mourinho telah mengeluarkannya dari perhitungan. Situasi tersebut menjadi perhatian bagi Endrick, yang menilai menit bermain berkelanjutan penting untuk perkembangan karier dan peluang mempertahankan tempat di timnas Brasil.
Penyerang itu kembali ke Madrid setelah menjalani masa peminjaman di Olympique Lyon. Musim lalu, ia mencetak 8 gol dan membuat 8 assist dalam 21 pertandingan. Penampilan tersebut membantu memulihkan ketajamannya dan membawanya tampil bersama Brasil di Piala Dunia 2026.
Kepulangannya ke Spanyol ternyata tidak langsung membuka jalan ke tim utama. Kedatangan Jan Diomande dari Leipzig dan cedera otot yang dialami Endrick ikut memperumit persaingan di lini depan.
Milan punya kebutuhan di lini serang
Milan bukan satu-satunya klub yang dikaitkan dengan Endrick. Roma, Juventus, Aston Villa, dan Lyon juga disebut tertarik. Lyon bahkan terbuka terhadap kemungkinan membawa kembali pemain yang tampil menonjol bersama klub Prancis itu musim lalu.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Endrick telah memberi tahu Milan bahwa klub tersebut menjadi prioritasnya jika ia memilih meninggalkan Madrid sebagai pemain pinjaman. Milan sebelumnya sudah bergerak untuk mendatangkannya pada musim panas lalu dan berharap pendekatan itu berbuah hasil pada bursa berikutnya.
Klub Italia tersebut juga disebut memiliki hubungan kuat dengan Roc Nation, agensi yang mewakili Endrick, serta Gerry Cardinale, pemilik Milan. Hubungan itu berpotensi membantu proses pembicaraan, meski belum memastikan transfer akan terjadi.
Milan membutuhkan tambahan pilihan di lini depan setelah Alexis Saelemaekers mengalami cedera dan diperkirakan absen sekitar empat bulan. Endrick dapat bermain di beberapa posisi serang, termasuk sayap kanan atau di belakang penyerang. Fleksibilitas itu bisa memberi pelatih Milan pilihan berbeda untuk paruh kedua musim.
Persaingan di Madrid jadi faktor penentu
Real Madrid memiliki banyak opsi serang, termasuk Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Jude Bellingham, Jan Diomande, Carlos Espi, Brahim Diaz, dan Rodrygo Goes. Padatnya pilihan tersebut membuat jalan Endrick menuju menit bermain reguler semakin menantang.
Endrick masih terikat kontrak dengan Madrid hingga Juni 2030. Karena itu, opsi yang dibicarakan bukan kepindahan permanen, melainkan kemungkinan menjalani pengalaman baru lewat peminjaman pada bursa musim dingin.
Jika pindah ke Milan, Endrick berpeluang bertemu kembali dengan Luka Modric. Gelandang itu meninggalkan Madrid setelah kontraknya berakhir pada musim panas 2025, lalu bergabung dengan Rossoneri melalui transfer bebas.
Bagi Endrick, keputusan ini menyangkut lebih dari sekadar klub tujuan. Ia membutuhkan kesempatan bermain untuk menjaga perkembangan dan posisinya bersama Brasil, sedangkan Milan mencari tambahan tenaga setelah kehilangan Saelemaekers. Perkembangan pendekatan Milan dan sikap Real Madrid akan menentukan apakah rencana peminjaman itu bergerak pada bursa musim dingin.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.