Sabtu, 10 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Badai Flick: Barcelona Mengancam Takhta Real Madrid

Barcelona Flick memburu rekor LaLiga di Stadion Spotify Camp Nou
Barcelona memburu awal terbaik klub di LaLiga bersama Hansi Flick. (Ilustrasi: AI)

Barcelona punya awal musim yang nyaris sempurna. Di bawah Hansi Flick, klub Catalunya itu memenangi tujuh laga pertama LaLiga dan kini membidik rekor yang membuat bayang-bayang Real Madrid terasa makin dekat.

Barcelona mengoleksi 21 poin dari 21 poin yang tersedia dan unggul enam poin atas Real Madrid. Jika menang atas Getafe pada Sabtu di Stadion Spotify Camp Nou, mereka akan menyamai awal terbaik dalam sejarah klub di LaLiga, menurut laporan Mundo Deportivo.

Barcelona di era Flick memburu catatan bersejarah

Start tujuh kemenangan itu bukan sekadar urusan posisi klasemen. Barcelona juga mencetak 31 gol, dengan rata-rata hampir empat gol per laga. Jumlah tersebut melampaui catatan klub pada fase yang sama musim 1950-1951, ketika Barcelona membukukan 29 gol.

Produktivitas itu terlihat dari skor besar yang mereka hasilkan. Barcelona mencetak tujuh gol ke gawang Racing Santander, lima gol saat menghadapi Elche, Rayo Vallecano, dan Valencia, empat gol melawan Levante, serta tiga gol saat berjumpa Sevilla.

Hanya Athletic Bilbao, yang kebobolan dua gol, tercatat memiliki pertahanan lebih rapat dalam perbandingan yang disajikan sumber. Namun, laju Barcelona menjadi perhatian khusus karena mereka menggabungkan kemenangan beruntun dengan serangan yang terus menghasilkan gol.

Porto disebut sebagai satu-satunya tim di liga Portugal yang juga memenangi seluruh tujuh laga awalnya. Catatan itu memberi gambaran bahwa start Barcelona bukan sekadar konsisten di kompetisi domestik, tetapi juga termasuk pencapaian yang jarang terjadi pada awal musim.

Rekor awal musim masih menyimpan tantangan

Rekor awal terbaik Barcelona di LaLiga dipegang tim asuhan Tata Martino pada musim 2013-2014. Sumber menyebut Barcelona akan menyamai catatan tersebut jika kembali menang atas Getafe. Pada musim itu, rentetan kemenangan mereka akhirnya dihentikan Osasuna lewat hasil imbang tanpa gol pada giornata kesembilan.

Barcelona masih tak terkalahkan hingga giornata ke-14, sebelum kalah 0-1 dari Athletic Bilbao pada giornata ke-15 di Stadion San Mames. Tim Martino kemudian menutup LaLiga dengan 87 poin, jauh dari 100 poin yang dikumpulkan Barcelona pada musim sebelumnya bersama Tito Vilanova.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda