JAKARTA — Kirana Larasati menyatakan telah menghentikan kerja sama dengan Nellava Bullion sejak 12 September 2026, setelah mengetahui adanya keluhan pelanggan terkait dugaan penipuan investasi emas dan perak. Ia juga menyebut tim kuasa hukumnya telah mengirimkan surat pemutusan kerja sama kepada perusahaan tersebut.
Klarifikasi itu disampaikan setelah nama Kirana ikut disebut dalam pemberitaan mengenai laporan dugaan penipuan investasi logam mulia. Aktris tersebut menegaskan perannya bersama Nellava hanya sebagai brand ambassador, bukan pengelola usaha atau dana konsumen.
Kirana Larasati hentikan promosi Nellava
Dalam pernyataan yang dikutip dari akun Instagramnya pada Sabtu (10/10/2026), Kirana menjelaskan bahwa ia menghentikan aktivitas promosi setelah mengetahui munculnya keluhan dan persoalan yang berkaitan dengan brand itu. Pengakhiran hubungan kerja, menurut keterangannya, ditempuh melalui tim kuasa hukum.
“Setelah mengetahui adanya berbagai keluhan dan persoalan yang berkembang, saya telah menghentikan aktivitas promosi terkait Nellava. Dan per tanggal 12 September 2026, hari Jumat kemarin, tim kuasa hukum saya sudah melayangkan surat pemutusan kerja sama kepada perusahaan tersebut,” kata Kirana dalam pernyataan yang dikutip dari Instagramnya.
Kirana menyebut kerja samanya dengan Nellava Bullion baru berlangsung sekitar dua bulan. Ia menggambarkan hubungan tersebut sebagai pekerjaan profesional, dengan tugas promosi sebagai wajah brand. Ia tidak menyatakan memiliki peran dalam pengelolaan perusahaan.
Penjelasan itu penting bagi pelanggan yang mungkin mengenal produk melalui promosi figur publik. Namun, pernyataan mengenai batas perannya berasal dari Kirana sendiri dan tidak dengan sendirinya menjelaskan bagaimana perusahaan menangani transaksi atau keluhan konsumen.
Peran promosi berbeda dari operasional perusahaan
Kirana mengatakan tidak mengurus dana pelanggan, transaksi pembelian, pengiriman barang, maupun pengembalian uang atau refund. Rincian tersebut ia sampaikan untuk menjelaskan batas tanggung jawabnya selama menjadi brand ambassador Nellava.
Dalam perkara yang masih disebut sebagai dugaan, pembedaan antara promosi dan operasional menjadi relevan bagi konsumen.
Promosi dapat menjadi salah satu sumber informasi saat seseorang mengenal suatu produk, tetapi urusan pembayaran, pemenuhan pesanan, dan pengembalian dana perlu ditelusuri melalui pihak yang menjalankan transaksi.
Bahan yang tersedia belum memuat keterangan perusahaan mengenai keluhan pelanggan maupun status penyelesaian transaksi.
Karena itu, klarifikasi Kirana tidak menjawab seluruh persoalan yang dihadapi pelanggan. Pernyataannya berfokus pada waktu penghentian promosi dan ruang lingkup pekerjaannya. Keterangan lanjutan dari perusahaan atau aparat berwenang tidak tercantum dalam bahan sumber yang menjadi dasar artikel ini.
Kirana menyatakan siap memberi keterangan
Dalam pemberitaan pembanding, Sindonews menyebut Kirana menyampaikan keprihatinan atas konsumen Nellava yang menunggu kejelasan transaksi mereka. Sementara itu, Hot Detik melaporkan Kirana menyatakan siap kooperatif dan bersedia memberikan informasi apabila diminta pihak berwenang.
Kedua laporan tersebut memperluas konteks klarifikasi, tetapi tidak mengubah pokok keterangan Kirana mengenai pemutusan kerja sama pada 12 September 2026.
Kirana juga menyatakan tidak ingin berspekulasi atau menuduh pihak tertentu tanpa informasi yang dapat dipastikan. Sikap itu menempatkan keterangannya pada pengalaman dan perannya sendiri, sementara dugaan terkait investasi tetap perlu dipastikan melalui proses pihak berwenang.
Bagi pelanggan, perkembangan yang paling konkret dalam klarifikasi ini adalah penghentian aktivitas promosi dan pengiriman surat pemutusan kerja sama. Informasi tersebut belum menjelaskan nasib setiap transaksi atau waktu pengembalian dana. Kirana menegaskan kesediaannya membantu apabila keterangannya dibutuhkan aparat.
Ia menyatakan siap memberikan informasi yang dimilikinya kepada pihak berwenang apabila diperlukan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.