Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Hansi Flick Suka dengan Mentalitas Lamine Yamal

Hansi Flick Suka dengan Mentalitas Lamine Yamal
Hansi Flick Suka dengan Mentalitas Lamine Yamal

Jelang Barcelona menjamu Getafe di Camp Nou, Hansi Flick menyoroti sikap Lamine Yamal yang selalu ingin bermain. Pelatih Barcelona itu menilai mentalitas sang penyerang muda ikut mendorongnya mendekati level terbaik dunia.

Yamal mencatat tiga gol dalam empat pertandingan bersama Timnas Spanyol di UEFA Nations League. Bersama Barcelona, ia membukukan delapan gol dan enam assist dalam delapan pertandingan di semua ajang, menurut data dalam bahan sumber.

Flick terkesan dengan mentalitas Yamal

Flick tidak hanya menilai Yamal dari performanya di lapangan. Ia juga menyukai kemauan pemain berusia 19 tahun itu untuk terus bermain, meski menit bermain perlu dikelola dengan mempertimbangkan kondisi pemain muda.

“Level permainannya sangat fantastis, termasuk bersama Spanyol. Saya melihatnya langsung di London, saya berada di tribun. Anda harus memikirkan para pemain dari sudut pandang yang berbeda. Cubarsi dan Lamine masih muda dan pulih lebih cepat. Jika dia bermain 60 atau 70 menit… itu tidak masalah,” kata Flick, dikutip dari Marca.

Ucapan itu menunjukkan Flick melihat performa Yamal bersama Spanyol dan Barcelona sebagai bagian dari gambaran yang lebih luas. Ia juga menyinggung pengelolaan waktu bermain, sembari mengakui bahwa Yamal ingin berada di lapangan setiap menit.

“Meskipun dia ingin bermain di setiap menit. Dia sangat suka bermain. Dia akan menjadi pemain terbaik di dunia jika memang belum. Dia sudah berada di level teratas, sangat dekat. Jika dia terus melanjutkan performa seperti ini, berusaha untuk berkembang… dengan mentalitas seperti ini… saya sangat senang dengannya,” ujar Flick.

Performa Yamal jadi modal Barcelona

Angka yang dicatat Yamal di kedua tim memberi alasan bagi Flick untuk menaruh kepercayaan besar kepadanya. Tiga gol untuk Spanyol dalam empat laga dan kontribusi delapan gol serta enam assist untuk Barcelona dalam delapan pertandingan menggambarkan pengaruhnya di lini serang.

Bagi Barcelona, performa itu penting menjelang laga lanjutan Liga Spanyol melawan Getafe. Yamal membawa ancaman dari sektor serang, sementara pujian Flick memperlihatkan bahwa pelatihnya juga menaruh perhatian pada dorongan untuk berkembang dan kesiapan bermain.

Namun, komentar Flick turut menyentuh tantangan yang melekat pada pemain muda: menjaga kontribusi tanpa mengabaikan pengelolaan menit bermain. Pelatih itu menyebut pemain muda seperti Yamal dan Cubarsi pulih lebih cepat, tetapi tidak menyatakan bahwa mereka harus selalu bermain penuh.

Barcelona akan menghadapi Getafe di Camp Nou pada Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Perhatian berikutnya tertuju pada peran Yamal dalam pertandingan itu dan bagaimana Flick mengatur menit bermainnya.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda