Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Brighton Menang di Sunderland dan Kokoh di Posisi Ketiga

Brighton Menang di Sunderland dan Kokoh di Posisi Ketiga
Brighton Menang di Sunderland dan Kokoh di Posisi Ketiga

SUNDERLAND — Brighton menang 2-0 atas Sunderland dalam laga Premier League setelah tetap bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari setengah jam. Gol Maxim De Cuyper dan Jaouen Hadjam pada babak kedua membawa tim tamu meraih kemenangan ketiga beruntun tanpa kebobolan sekaligus menjaga posisi ketiga di klasemen.

Brighton mencetak gol pembuka pada menit ke-53 melalui De Cuyper, yang menerima umpan Pascal Groß sebelum melepaskan tembakan rendah melewati kiper Robin Roefs. Hadjam, pemain pengganti, memastikan kemenangan pada menit tambahan setelah serangan balik yang dibangun bersama Georginio Rutter.

Kemenangan Brighton tetap terjaga setelah kartu merah

Brighton harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-57. Wasit Thomas Bramall mengusir Pascal Struijk setelah meninjau insiden melalui VAR. Bek itu dinilai menjatuhkan Wilson Isidor ketika penyerang Sunderland tersebut berpeluang menerobos menuju gawang.

Keputusan itu diperdebatkan. Mike Dean, mantan wasit Premier League yang berbicara di Soccer Saturday, menilai kartu merah tersebut terlalu keras. Ia berpendapat kontak yang terjadi tidak cukup jelas untuk membuat VAR mengubah keputusan awal wasit.

Meski kehilangan satu pemain, Brighton tidak banyak memberi Sunderland kesempatan setelah kartu merah. Tim asuhan Fabian Hurzeler menjaga keunggulan hingga Hadjam mencetak gol kedua pada menit ke-90+3. Gol itu lahir dari serangan balik cepat: Rutter menahan bola lebih dulu, lalu mengirimkannya kepada Hadjam yang menuntaskan peluang dari sudut sempit.

Hasil ini memperpanjang rangkaian Brighton menjadi tiga kemenangan liga tanpa kebobolan. Catatan itu baru kali kedua mereka capai di Premier League; sebelumnya Brighton melakukannya pada Oktober 2018, saat Chris Hughton melatih tim.

Umpan Groß ikut mengukir catatan Premier League

Kapten Pascal Groß menjadi penggerak penting Brighton di lini tengah. Ia memberi umpan untuk gol De Cuyper, delapan menit setelah babak kedua dimulai. Kontribusi itu juga memperpanjang catatan pribadi Groß dalam tiga pertandingan kasta tertinggi secara beruntun.

Pada usia 35 tahun dan 117 hari, Groß menjadi pemain tertua yang mencatat assist dalam tiga laga Premier League berturut-turut sejak Ryan Giggs pada Februari 2012. Catatan tersebut menambah arti bagi gol pembuka Brighton, yang mengubah tekanan pertandingan setelah kedua tim sempat sama-sama mengancam.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda