Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Kirana Larasati Akhiri Kerja Sama Buntut Dugaan Penipuan Emas Rp 25 M

Kirana Larasati hentikan promosi terkait dugaan penipuan investasi emas
Ilustrasi transaksi emas dan pesanan konsumen dalam perkara dugaan penipuan investasi. (Ilustrasi: AI)

Perbedaan waktu publikasi perlu diperhatikan. Sumber utama mengutip pernyataan Kirana pada Minggu, 11 Oktober 2026, sedangkan Sindonews memuat pemberitaan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Keduanya melaporkan konteks yang sama: Kirana telah mengakhiri kerja sama dan menyatakan kesediaannya untuk kooperatif.

Viva dalam laporan terpisah membahas Jennifer Coppen, yang juga disebut terkait promosi brand dalam perkara dugaan penipuan emas tersebut. Menurut laporan itu, Jennifer menyatakan telah mengakhiri kerja sama pada 19 Juni 2026. Tanggal tersebut adalah keterangan mengenai Jennifer, bukan tanggal pemutusan kontrak Kirana.

Dampak keluhan terhadap konsumen dan promosi

Bagi pembeli, persoalan utama tetap kejelasan barang dan dana yang mereka bayarkan. Ketika keluhan mengenai pesanan dan pencairan dana berkembang menjadi laporan kepolisian, konsumen membutuhkan informasi yang bisa menjelaskan status transaksi serta jalur penanganannya. Dalam sumber yang tersedia, belum ada keterangan tentang hasil penyelidikan atau penyelesaian pembayaran kepada para korban.

Kasus ini juga memperlihatkan batas penting dalam membaca promosi figur publik. Status seseorang sebagai brand ambassador tidak dengan sendirinya menjelaskan siapa yang mengelola dana, memproses transaksi, mengirim barang, atau menangani pengembalian uang.

Kirana menyatakan tidak menjalankan fungsi-fungsi tersebut; penentuan tanggung jawab dalam perkara tetap bergantung pada pemeriksaan pihak berwenang.

Kirana menyampaikan keprihatinan kepada konsumen yang terdampak dan berharap perkara dapat ditangani secara adil. “Saya berharap semoga persoalan ini bisa segera menjadi terang dan semua pihak yang terdampak bisa mendapatkan penyelesaian yang seadil-adilnya,” ujarnya.

Hingga keterangan yang tersedia dalam sumber-sumber tersebut, dugaan perkara melibatkan 85 korban dengan nilai kerugian yang ditaksir Rp 25 miliar.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 11 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir