Perubahan istilah kecerdasan buatan dalam komunikasi pemerintah Amerika Serikat kini berdampak pada nama produk perusahaan. Salesforce mengganti nama platform AIForce menjadi SIForce setelah Presiden Donald Trump menerbitkan perintah eksekutif yang mengarahkan penggunaan istilah Super Intelligence.
Arahan itu mewajibkan seluruh lembaga federal memakai istilah baru tersebut dalam dokumen dan komunikasi publik. Perubahan nama SIForce menunjukkan bagaimana kebijakan istilah pemerintah dapat merembet ke cara perusahaan teknologi menamai produknya.
Salesforce ganti nama AIForce menjadi SIForce
Salesforce secara resmi mengubah nama platformnya dari AIForce menjadi SIForce. Bahan sumber menyebut keputusan itu selaras dengan arahan pemerintah AS yang meminta penggantian istilah Artificial Intelligence dengan Super Intelligence dalam komunikasi resmi.
Perintah eksekutif Presiden Trump menjadi dasar perubahan istilah tersebut. Semua lembaga federal diwajibkan menyesuaikan dokumen dan komunikasi publik mereka. Bahan yang tersedia tidak menyebut tanggal penerbitan perintah maupun kapan Salesforce mulai menggunakan nama baru.
Nama SIForce mempertahankan unsur “Force” dari nama sebelumnya, sementara bagian awalnya mengikuti istilah Super Intelligence. Perubahan ini berkaitan dengan penamaan platform, bukan penjelasan tentang perubahan fungsi atau kemampuan teknologinya. Informasi mengenai fitur, harga, ketersediaan, maupun dampaknya terhadap pengguna tidak disertakan dalam bahan sumber.
Arahan pemerintah dan pilihan istilah teknologi
Istilah yang dipakai lembaga pemerintah dapat membentuk bahasa resmi yang digunakan dalam dokumen dan komunikasi publik. Dalam kasus ini, pemerintah AS meminta lembaga federal memakai Super Intelligence sebagai pengganti Artificial Intelligence. Salesforce kemudian menyelaraskan nama AIForce dengan terminologi yang diarahkan pemerintah itu.
Dampaknya bagi pengguna sejauh yang dijelaskan sumber berada pada nama produk. Pengguna yang mengenal platform tersebut sebagai AIForce perlu mengetahui bahwa Salesforce kini menyebutnya SIForce; sumber tidak menyatakan adanya perubahan layanan atau kewajiban pengguna melakukan tindakan tertentu. Pembedaan ini penting agar pergantian nama tidak disalahartikan sebagai pengumuman fitur baru.
Perubahan tersebut juga memperlihatkan hubungan antara bahasa kebijakan dan identitas produk teknologi. Namun, informasi yang tersedia hanya mengaitkan keputusan Salesforce dengan arahan pemerintah. Tidak ada keterangan lebih jauh mengenai proses internal perusahaan, alasan lain di balik penggantian nama, atau apakah perubahan serupa dilakukan pada produk lain.
Sejauh ini, fakta konkret yang disebut sumber adalah perubahan nama AIForce menjadi SIForce. Arahan Presiden Trump meminta seluruh lembaga federal memakai istilah Super Intelligence dalam dokumen dan komunikasi publik mereka.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.