Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Wawali Makassar: Pendidikan adalah Investasi Jangka Panjang Penentu Masa Depan

Pendidikan investasi jangka panjang dibahas dalam festival pendidikan Makassar
Suasana kegiatan pendidikan yang menekankan pengembangan karakter dan pengalaman belajar siswa. (Ilustrasi: AI)

MAKASSAR — Pendidikan yang membentuk karakter dan kepedulian sosial menjadi bekal penting bagi anak-anak Makassar, bukan sekadar jalan mengejar prestasi akademik. Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan pandangan itu saat peluncuran Program Immersion Makkah dalam SPIDI Islamic Edu Fest 2026 di Makassar, Sabtu.

Aliyah menilai pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang ikut menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan. Ia mendorong proses belajar yang mengembangkan pengetahuan sekaligus menanamkan nilai moral, keimanan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Acara tersebut memberi peserta didik ruang untuk menunjukkan potensi, kreativitas, inovasi, dan prestasi. Mereka juga mendapat kesempatan melatih kepercayaan diri, komunikasi, kerja sama, serta keberanian menghadapi tantangan.

Pendidikan investasi jangka panjang perlu membentuk karakter

Bagi Pemerintah Kota Makassar, lembaga pendidikan termasuk lembaga pendidikan Islam memiliki peran sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Aliyah menginginkan generasi yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta tetap menjunjung nilai agama.

Harapan itu juga mencakup sikap dalam kehidupan sehari-hari: menghormati orang tua dan guru serta mencintai daerahnya. Ukuran keberhasilan pendidikan, dalam pandangan Aliyah, tidak berhenti pada capaian individu. Anak muda diharapkan turut memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Makassar.

“Kecerdasan tanpa akhlak akan kehilangan arah. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman dan akhlak akan menjadi kekuatan untuk membawa manfaat bagi sesama. Inilah generasi yang ingin kita bangun, generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Aliyah.

Pesan itu menempatkan perkembangan akademik dan kematangan spiritual sebagai dua sisi pendidikan yang perlu berjalan bersama. Bagi peserta didik, pendekatan tersebut berarti keberhasilan tak hanya diukur dari kemampuan memahami pelajaran, tetapi juga dari cara menggunakan ilmu dan berinteraksi dengan orang lain.

Program Immersion Makkah memperluas pengalaman belajar

Program Immersion Makkah dirancang untuk memperkenalkan peserta didik secara langsung pada sejarah, budaya, dan nilai peradaban Islam. Aliyah menyebut Makkah memiliki tempat khusus dalam kehidupan umat Islam, antara lain karena keberadaan Masjidil Haram dan Ka’bah serta kaitannya dengan sejarah perjuangan Rasulullah SAW.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda