Catatan lokal memberi kendali pada pengguna
Pilihan menyimpan data langsung di peramban punya arti praktis bagi pengguna yang menghindari akun layanan atau tidak ingin mengunggah materi kuliah. Catatan dan PDF tetap berada di perangkat, sedangkan ekspor .brainotes memberi pilihan untuk memindahkan atau menyimpan salinan notebook. Pengguna tetap perlu mengelola berkas ekspor dan perangkatnya sendiri.
Namun, sumber tidak menjelaskan mekanisme sinkronisasi otomatis antarperangkat. Karena penyimpanan berlangsung lokal, pemindahan catatan tidak sebaiknya dianggap berjalan otomatis seperti layanan berbasis akun. Pengembang sebelumnya membuat TeXbrain, editor LaTeX yang juga berjalan di peramban tanpa akun atau server, lalu mengembangkan BraiNOTES untuk kebutuhan catatan tulisan tangan.
Pengembang menyebut telah memakai BraiNOTES untuk setiap kuliah selama beberapa bulan terakhir, dan beberapa temannya juga menggunakannya. Aplikasi dapat dicoba melalui situs BraiNOTES, sedangkan kode sumbernya tersedia di GitHub dengan lisensi MIT. Pengembang membuka ruang bagi laporan bug, perbaikan, rekomendasi, dan masukan pengguna.
Ia juga menyebut sedang mengerjakan server MCP untuk sejumlah alatnya, termasuk BraiNOTES. Fitur itu, menurut pengembang, akan mati secara bawaan dan hanya dapat terhubung ke localhost. “That feature will of course be off unless you turn it on and will only be able to talk to localhost,” tulisnya di unggahan Hacker News.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.