Selasa, 13 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Aprilia Buka Peluang Team Order saat MotoGP 2026 Masuk Dua Seri Terakhir

Aprilia Buka Peluang Team Order saat MotoGP 2026 Masuk Dua Seri Terakhir
Aprilia Buka Peluang Team Order saat MotoGP 2026 Masuk Dua Seri Terakhir

Aprilia belum akan mengatur persaingan di antara para pebalapnya. Namun, keputusan itu bisa berubah saat MotoGP 2026 tinggal menyisakan dua seri, terutama jika hanya satu pebalap Aprilia yang masih punya peluang matematis merebut gelar.

Peluang tersebut disampaikan CEO Aprilia Massimo Rivola ketika timnya bersaing ketat dengan Marc Marquez dalam perebutan titel. Setelah dominasi Aprilia di Mandalika akhir pekan lalu, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 355 poin, hanya unggul dua angka dari Marquez. Marco Bezzecchi berada di urutan ketiga dengan 309 poin.

Persaingan masih terbuka. Kejuaraan menyisakan lima seri, dengan balapan berikutnya di Australia dalam dua pekan lagi. Untuk saat ini, Aprilia membiarkan para pebalapnya bertarung tanpa instruksi tim.

Rivola menyebut team order baru mungkin dipertimbangkan pada dua seri terakhir. Syaratnya, situasi klasemen harus membuat hanya satu pebalap Aprilia yang secara matematis berpeluang menjadi juara dunia.

“Selama perhitungan matematis masih memungkinkan, persaingan tetap terbuka,” ujar Rivola, seperti dikutip The Race.

Keputusan itu punya konsekuensi langsung bagi perebutan gelar. Martin tengah berada di posisi terdepan, tetapi jaraknya dari Marquez sangat tipis. Bezzecchi juga masih mengantongi 309 poin dan menempati posisi ketiga setelah memenangi grand prix di Mandalika. Dengan lima seri tersisa, hasil setiap balapan masih dapat mengubah peta persaingan.

Membiarkan semua pebalap bersaing memberi Aprilia lebih banyak peluang meraih kemenangan. Namun, strategi itu juga berisiko membuat para pebalapnya mengambil poin satu sama lain, sesuatu yang diakui Rivola.

“Di satu sisi, bagus karena kami punya lebih banyak pebalap yang dapat bersaing memperebutkan kemenangan. Tapi kami juga bisa saling mengambil poin,” katanya.

Pilihan Aprilia saat ini, dengan demikian, bergantung pada perkembangan klasemen. Selama peluang gelar masih terbuka bagi lebih dari satu pebalap, tim belum menetapkan prioritas. Dua seri terakhir akan menjadi titik evaluasi jika persaingan internal berubah menjadi hambatan bagi peluang juara.

Untuk sekarang, Martin memegang keunggulan paling tipis, sementara Marquez membuntutinya dengan selisih dua poin. Rivola menegaskan batas pendekatan tim: “Selama perhitungan matematis masih memungkinkan, persaingan tetap terbuka.”

Sumber: sport.detik.com

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda