Rabu, 14 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

BMRI Menguji Level Support: Saham Melemah 0.50% (13 Oktober 2026)

Market analysis illustration — neutral 3
Market analysis illustration — neutral 3. (Ilustrasi: AI)

Mengapa BMRI dibahas hari ini

  • Ditutup di level terendah 20 hari (3.990,00)
  • Dekat dasar 3 bulan (3.920,00)
  • Tren turun berlanjut (5 hari -2,68%)

Dipilih otomatis dari 45 saham IDX (Indonesia) berdasarkan skor sinyal teknikal dengan pengacakan berbobot harian — bukan rekomendasi.

BMRI ditutup di level terendah dalam rentang 20 hari, yakni Rp3.990, pada perdagangan 13 Oktober 2026—hanya sedikit di atas dasar rentang tiga bulan di Rp3.920. Posisi ini penting karena penurunan tidak berhenti pada pelemahan harian 0,50%: saham Bank Mandiri juga terkoreksi 2,68% dalam lima hari dan 8,06% dalam satu bulan. Tekanan tren masih dominan, sementara harga kini menguji area yang dapat menentukan apakah pelemahan berlanjut atau mulai tertahan.

Tren turun menempatkan support dalam sorotan

Harga berada di bawah SMA20 Rp4.100,50 dan SMA50 Rp4.196,40. SMA20 juga menurun 2,10% dalam lima hari, menguatkan pembacaan bahwa tekanan jangka pendek belum mereda. Belum ada persilangan baru antara rata-rata bergerak, sehingga belum muncul sinyal perubahan tren dari MA-cross. Dengan harga di bawah kedua rata-rata, area SMA20 dan SMA50 lebih tepat dibaca sebagai lapisan hambatan yang perlu dipulihkan, bukan dukungan harga saat ini.

Posisi BMRI di dasar rentang 20 hari membuat support Rp3.990 menjadi perhatian langsung. Level itu berimpit dengan harga terakhir, sedangkan titik terendah tiga bulan berada di Rp3.920. Jarak yang relatif dekat antara keduanya menyisakan ruang penyangga yang terbatas apabila support harian gagal bertahan. Seperti terlihat pada grafik, harga merapat ke sisi bawah Bollinger, tetapi belum menyentuh batas bawahnya.

Grafik aksi harga BMRI
Grafik aksi harga BMRI 3 bulan: harga, SMA20/50, Bollinger, support & resistance. Data: bursa via Yahoo Finance.

Bollinger bawah berada di Rp3.899,06 dan nilai %B 23%. Artinya, harga berada di bagian bawah pita, konsisten dengan tekanan jual, tetapi belum cukup untuk menyatakan pembalikan sudah terjadi. Lebar pita 9,8% tergolong normal, sehingga data belum menunjukkan kondisi penyempitan ekstrem ataupun pelebaran tajam yang menandai lonjakan volatilitas. ATR sebesar Rp72,86 atau 1,8% dari harga juga menempatkan volatilitas dalam kategori sedang: pergerakan tetap perlu diperhitungkan, tetapi tidak sedang berada pada tingkat luar biasa menurut ukuran ini.

Momentum belum memberi konfirmasi pemulihan

Halaman:123Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair