JAKARTA — Kapasitas memori 192GB menjadi nilai utama workstation AI terbaru Minisforum, MS-S1 MAX-P495, karena memungkinkan model kecerdasan buatan berukuran besar dimuat dalam satu perangkat ringkas. Komputer yang mulai dipesan di muka itu dibanderol 7.399 dollar AS dan dijadwalkan mulai dikirim pada pertengahan Oktober 2026.
Minisforum menonjolkan prosesor 16 inti dan kemampuan NPU hingga 55 TOPS. Namun, menurut laporan TechRadar, pembaruan yang paling terasa dibanding pendahulunya justru peningkatan kapasitas memori, bukan lonjakan besar pada performa prosesor.
Minisforum MS-S1 MAX-P495 mengutamakan memori
MS-S1 MAX-P495 menggunakan AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 dengan 16 inti Zen 5 dan 32 thread. Kecepatan boost-nya mencapai 5,2 GHz. NPU memiliki kemampuan hingga 55 TOPS, sementara total kemampuan komputasi platform diklaim mencapai 131 TOPS.
Perangkat hadir dalam satu konfigurasi: memori terpadu 192GB dan SSD 2TB. Bentuknya memakai sasis berkapasitas 3,5 liter. Harga pre-order saat ini 7.399 dollar AS, dibandingkan harga daftar 9.249 dollar AS yang dicantumkan Minisforum.
Angka prosesor tersebut sesuai dengan spesifikasi AMD, menurut laporan TechRadar. Namun, prosesor baru ini masih memakai susunan 16 inti dan 32 thread yang sama dengan Ryzen AI Max+ 395 pada MS-S1 MAX generasi sebelumnya. Kecepatan boost naik 100 MHz, dari 5,1 GHz menjadi 5,2 GHz.
Grafis Radeon 8065S tetap memiliki 40 unit komputasi RDNA 3.5. Kecepatan grafisnya naik 100 MHz menjadi 3,0 GHz. NPU meningkat dari 50 TOPS ke 55 TOPS, sedangkan total kemampuan platform bergeser dari 126 TOPS menjadi 131 TOPS.
Memori lebih besar membuka ruang untuk model AI
Perubahan utama datang dari dukungan pengendali memori pada chip AMD seri Ryzen AI Max PRO 400. Kapasitas LPDDR5X yang didukung meningkat hingga 192GB melalui antarmuka 256-bit. Sebanyak 160GB dapat dialokasikan untuk GPU, dibandingkan batas 128GB untuk memori total dan 96GB untuk GPU pada generasi sebelumnya.
Kecepatan memori yang tercantum juga naik, dari 8.000 menjadi 8.533 MT/s. Kenaikannya sekitar 7 persen. Menurut TechRadar, peningkatan kapasitas ini berpotensi lebih berguna bagi pekerjaan AI daripada perubahan kecil pada kecepatan prosesor dan grafis.
Alasannya sederhana: model harus muat di memori sebelum dapat dijalankan. Minisforum menyebut satu unit mampu menjalankan DeepSeek V4 Flash, model dengan 284 miliar parameter, pada kuantisasi Q4 dengan kecepatan sekitar 12 token per detik. Dua unit yang dihubungkan bersama menjalankan Qwen3.5-397B pada sekitar 16 token per detik.
Minisforum juga melaporkan bahwa empat sistem dapat memuat versi Q4_0 DeepSeek-R1 671B berukuran 380GB. Perusahaan tidak menyertakan angka kecepatan untuk pengujian tersebut.
Jumlah parameter total bukan gambaran lengkap tentang beban komputasi. Kedua model yang disebut memakai arsitektur mixture-of-experts, yang hanya mengaktifkan bagian tertentu dari parameter untuk setiap token.
Menurut katalog Nvidia yang dirujuk TechRadar, DeepSeek V4 Flash mengaktifkan sekitar 13 miliar dari 284 miliar parameter, sedangkan kartu model Qwen3.5-397B mencantumkan sekitar 17 miliar parameter aktif.
Harga tinggi menyasar pengguna AI lokal
Bagi pengembang dan tim kecil, kapasitas memori ekstra dapat berarti model besar bisa dijalankan secara lokal tanpa harus membaginya ke beberapa komputer.
Menyimpan pemrosesan di perangkat sendiri juga relevan bagi organisasi yang ingin menjaga data tetap di lingkungan internal atau mengurangi keterlambatan akses. Namun, manfaat itu terutama terasa bagi pengguna yang memang bekerja dengan model berukuran besar.
Harga menjadi pertimbangan penting. TechRadar menilai MS-S1 MAX versi standar dengan memori 128GB bisa memberi nilai lebih baik bagi kebanyakan pembeli, sementara P495 ditujukan kepada pengguna AI lokal yang benar-benar memerlukan tambahan kapasitas. Model lama disebut memiliki harga sekitar separuh harga P495, meski tidak menawarkan memori 192GB.
Komponen lain sebagian besar tetap sama dengan MS-S1 MAX sebelumnya. P495 membawa catu daya internal 320W, pendingin dengan enam pipa panas dan dua blower, dua port Ethernet 10GbE, dua port USB4 v2 berkecepatan 80Gbps, serta dukungan pemasangan rak 2U.
Dengan memori 192GB, satu komputer mungil ini dapat menampung model yang sebelumnya perlu dijalankan pada lebih dari satu unit. Itu nilai jual yang lebih konkret daripada angka inti dan TOPS di materi promosi. Seperti dicatat TechRadar, pembeli yang tidak membutuhkan kapasitas sebesar itu dapat memperoleh daya yang hampir sama dari MS-S1 MAX yang lebih murah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.