Perhatian tertuju pada duel RB Salzburg dan AC Milan di fase liga Liga Europa. Rossoneri datang ke Red Bull Arena dengan tekanan mencari poin, sementara pelatih Ruben Amorim menyiapkan banyak pemain muda untuk laga Kamis, 15 Oktober 2026.
Pertandingan matchday kedua itu dijadwalkan mulai pukul 23.45 WIB. Milan membutuhkan hasil positif setelah kalah 0-2 dari Benfica pada laga pembuka di San Siro, sedangkan Salzburg mengawali kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Levski Sofia.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport yang dikutip SempreMilan, skuad Milan yang tampil diperkirakan sangat muda, bahkan menyerupai tim U-21. Davide Bartesaghi, Alphadjo Cissé, Francesco Camarda, dan Omari Hutchinson masuk dalam kelompok pemain yang disebut akan mendapat kesempatan.
Amorim ingin memberi sentuhan baru pada tradisi panjang Milan di sepak bola Eropa. Kesempatan itu juga menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan di panggung kontinental.
Bartesaghi berpeluang memperoleh menit bermain lebih banyak setelah menghadapi awal yang sulit melawan Pervis Estupiñán dan Diego Moreira. Cissé masih memburu peluang untuk unjuk kemampuan, sedangkan laga ini disebut sebagai kesempatan besar bagi Camarda.
Salzburg menjadi ujian yang relevan bagi para pemain muda Milan. Klub Austria itu dikenal sebagai tolok ukur pengembangan talenta, sehingga duel ini mempertemukan dua tim yang menaruh perhatian pada pemain muda. Usia rata-rata pemain Salzburg disebut 23 tahun, sementara Milan diperkirakan berada di angka 24,6 tahun.
Meski membawa banyak pemain muda, Milan tetap punya catatan pertemuan yang menguntungkan melawan klub Austria. I Rossoneri menang sembilan kali dari 13 pertandingan menghadapi wakil negara tersebut. Milan juga pernah membungkam Salzburg 4-0 pada November 2022.
Salzburg belum pernah mengalahkan Milan dalam empat pertemuan sebelumnya di kompetisi Eropa. Namun, catatan itu belum menjamin hasil serupa kali ini, terlebih Milan datang setelah kehilangan poin pada laga pertama dan Salzburg sudah mengantongi kemenangan pembuka.
Laga di Red Bull Arena akan menguji apakah energi pemain muda Milan cukup untuk mengubah laju mereka di kompetisi. Di atas kertas, Salzburg unggul dari sisi hasil awal, tetapi Milan membawa modal sejarah: sembilan kemenangan dari 13 laga melawan tim Austria.
Sumber: sempremilan.com

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.