Kamis, 15 Oktober 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Lyon Tantang Crystal Palace, Reuni Pierre Sage Warnai Liga Europa

Lyon Tantang Crystal Palace, Reuni Pierre Sage Warnai Liga Europa
Lyon Tantang Crystal Palace, Reuni Pierre Sage Warnai Liga Europa

Perjumpaan ini membawa cerita lama kembali ke Groupama Stadium: Pierre Sage pulang ke klub yang pernah ia tangani. Pada Kamis, 15 Oktober 2026, Lyon menjamu Crystal Palace dalam matchday kedua fase liga Liga Europa 2026/2027, dengan kedua tim sama-sama memburu kemenangan kedua.

Laga di Prancis itu dimulai pukul 23.45 WIB. Lyon punya keuntungan bermain di kandang, tetapi Palace datang dengan modal yang sama kuat: kemenangan pada pertandingan pembuka. Hasil di Groupama Stadium dapat membantu salah satu tim memperkuat posisinya dalam persaingan fase liga.

Sage pernah memimpin Lyon sebelum berkiprah bersama Lens dan kemudian menangani Palace. Ia menangani klub Prancis itu dari November 2023 hingga Januari 2025. Kepulangannya kali ini bukan sekadar kunjungan ke stadion lama.

Dalam wawancara prapertandingan yang dikutip Eurosport, Sage mengatakan dirinya masih merasa menjadi bagian dari Lyon dan menganggap laga itu sebagai momen istimewa. Namun, ia menegaskan ikatan emosional tersebut tak boleh mengganggu tugas timnya. Palace tetap harus menjalankan rencana taktik dan mengejar hasil positif.

Ada urusan yang harus dituntaskan.

Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, turut menyampaikan penghargaan kepada Sage, mantan pelatih klubnya. Bagi tuan rumah, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk meneruskan awal positif di kompetisi Eropa sekaligus merespons kekalahan domestik terakhir mereka.

Lyon membuka fase liga dengan kemenangan tandang 2-1 atas Anderlecht. Mereka mencetak dua gol pada babak pertama, lalu harus bekerja keras mempertahankan keunggulan ketika lawan menekan selepas jeda. Kemenangan itu mengantarkan tiga poin penting bagi tim asuhan Fonseca.

Perjalanan Lyon ke Liga Europa musim ini menyusul kegagalan mereka melewati play-off Liga Champions pada Agustus 2026. Kompetisi kasta kedua Eropa tersebut menjadi panggung baru bagi klub Prancis itu, yang sebelumnya tampil konsisten pada awal musim domestik. Lyon tak terkalahkan dalam lima laga Ligue 1 pertama, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang, sebelum kalah 1-2 saat bertandang ke Lens.

Crystal Palace juga memulai fase liga dengan kemenangan. Karena itu, kedua tim sama-sama datang dengan peluang menambah raihan poin, bukan sekadar mengejar kebangkitan. Pemahaman Sage terhadap Lyon dapat membantu Palace membaca permainan lawan, tetapi keuntungan kandang memberi Fonseca dan anak asuhnya alasan untuk percaya diri.

Peluit awal dijadwalkan berbunyi pukul 23.45 WIB pada Kamis, 15 Oktober.

(AS)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda