Sabtu, 17 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

AI Website Builder Hemat US$850, Iklan Jasa Desain Turun

AI Website Builder Hemat US$850, Iklan Jasa Desain Turun
AI Website Builder Hemat US$850, Iklan Jasa Desain Turun

Merancang situs usaha kini tak selalu dimulai dengan mencari pengembang. Survei Bluehost terhadap 201 pengusaha di Amerika Serikat menemukan AI website builder telah dipakai 53 persen responden, sementara iklan proyek desain situs di satu pasar kerja lepas turun tajam.

Pengusaha yang menggunakan pembuat situs berbasis kecerdasan buatan melaporkan penghematan rata-rata US$850 dan sekitar 32 jam kerja dibandingkan memakai pengembang atau agensi. Namun, temuan itu belum membuktikan bahwa AI menjadi penyebab langsung turunnya seluruh pekerjaan pengembangan situs.

AI website builder menarik usaha kecil

Survei yang dipesan Bluehost melibatkan pengusaha yang ikut mengambil keputusan mengenai operasional daring perusahaan mereka. Di antara responden yang menggunakan generator situs AI, 85 persen mengatakan situs mereka akan dibuat dengan cara berbeda jika teknologi itu tidak tersedia.

Angka tersebut menunjukkan daya tarik yang praktis: pemilik usaha dapat memulai situs sendiri, tanpa terlebih dahulu menyerahkan seluruh pengerjaan kepada pengembang. Sebelum memakai alat AI, 34 persen responden menyebut keterbatasan waktu sebagai hambatan meluncurkan situs. Sebanyak 28 persen menyebut kurangnya pengetahuan teknis.

Ketertarikan juga meluas ke kelompok yang belum memakai teknologi ini. Sebanyak 71 persen responden yang belum pernah menggunakan generator situs AI menyatakan bersedia mempertimbangkannya untuk proyek berikutnya. Bagi usaha kecil, pilihan itu berpotensi mengurangi waktu dan biaya untuk membangun kehadiran daring, meski hasil akhirnya tetap perlu diperiksa sebelum dipublikasikan.

Iklan proyek situs menyusut di satu pasar kerja

Data historis Freelancer.com menunjukkan iklan desain situs turun 59 persen antara kuartal kedua 2024 dan kuartal ketiga 2026. Penurunan juga tercatat pada iklan pekerjaan PHP, WordPress, dan pengembangan HTML, meski bahan survei tidak memberikan angka khusus untuk setiap bidang tersebut.

Perbandingan kategori lain memperlihatkan tekanan yang tidak seragam. Iklan desain grafis turun 43 persen pada periode yang sama, sedangkan peluang entri data justru naik 16 persen. Karena data itu berasal dari satu platform, perubahan iklan tidak serta-merta menggambarkan seluruh pasar kerja lepas, apalagi jumlah pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 17 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis