Sabtu, 17 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Gunung Semeru Meletus, Kolom Abu Meluncur 800 Meter di Atas Puncak

Gunung Semeru Meletus, Kolom Abu Meluncur 800 Meter di Atas Puncak
Gunung Semeru Meletus, Kolom Abu Meluncur 800 Meter di Atas Puncak

LUMAJANG — Kolom abu Gunung Semeru teramati setinggi sekitar 800 meter di atas puncak pada Sabtu (17/10/2026) pukul 06.35 WIB. PVMBG meminta warga menjauhi sejumlah area di sekitar Besuk Kobokan karena erupsi dapat disertai awan panas dan lahar.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom abu mencapai sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut. Saat erupsi, abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat.

Erupsi Semeru dan status Siaga

Dalam keterangan tertulis pada Sabtu, PVMBG menyebut erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm. Durasi letusan tercatat sekitar 1 menit 30 detik.

Gunung Semeru saat ini berada pada Status Level III (Siaga). Status tersebut disertai rekomendasi pembatasan aktivitas di sejumlah kawasan yang dinilai berisiko, terutama sektor tenggara dan aliran Besuk Kobokan.

PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Warga juga diminta menghindari jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, termasuk di luar zona tersebut, karena aliran awan panas dan lahar berpotensi meluas hingga jarak 17 km dari puncak.

Di sekitar kawah, larangan aktivitas berlaku dalam radius 5 km dari puncak. Area itu rawan lontaran batu pijar, sehingga warga maupun pengunjung diminta mematuhi rekomendasi dan tidak mendekati kawasan berbahaya.

Warga diminta mewaspadai aliran sungai

Risiko tidak hanya berada di dekat kawah. Material vulkanik dapat bergerak mengikuti aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Semeru, sehingga kondisi di sepanjang jalur aliran perlu menjadi perhatian warga.

PVMBG secara khusus menyebut Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat sebagai jalur yang perlu diwaspadai. Potensi lahar juga dapat muncul di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.

Bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar aliran sungai, rekomendasi jarak menjadi panduan keselamatan yang perlu diikuti, bukan sekadar imbauan umum. Awan panas dan lahar dapat menjangkau kawasan di sepanjang jalur sungai, sementara material yang terbawa aliran berpotensi mengancam aktivitas di area tersebut.

PVMBG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar. “Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” imbau PVMBG.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 17 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online