ODENSE — Final Denmark Open 2026 bukan cuma soal perebutan gelar, tetapi juga membuka pertanyaan tentang catatan bersejarah Susi Susanti. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di partai puncak, menghadapi ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di SJF Bank Arena, Odense, Minggu (18/10/2026) malam WIB.
Menurut jadwal yang dilaporkan Viva, Fajar/Fikri tampil pada partai keempat, mulai pukul 18.15 WIB. Mereka mengejar gelar Denmark Open Super 750 setelah menjadi runner-up pada edisi 2025. Pertanyaan soal rekor Susi menjadi konteks tersendiri bagi final yang juga mempertaruhkan capaian pasangan Indonesia itu.
Jadwal final Denmark Open 2026 dan lawan Fajar/Fikri
Fajar/Fikri melaju ke final setelah mengalahkan pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang dalam semifinal, Sabtu (17/10/2026). Mereka menang dalam tiga gim dengan skor 21-16, 16-21, 21-16, sebagaimana dilaporkan ANTARA dan Viva.
Perjalanan ke final tidak berlangsung mulus. Pasangan Indonesia itu sempat kehilangan gim kedua, lalu merebut kembali kendali pada gim penentuan. Kemenangan tersebut mengantar mereka kembali ke partai puncak Denmark Open, setelah finis sebagai runner-up pada edisi sebelumnya.
“Alhamdulillah yang pasti saya sangat senang bisa kembali lagi ke final di pertandingan Denmark Open ini bersama Fajar. Yang pasti ini bukan perjalanan yang mudah tapi ini belum berakhir, masih ada hari esok,” kata Fikri dalam keterangan PBSI yang dikutip Viva dan ANTARA.
Namun, lawan di final punya modal kuat. Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Fajar/Fikri sama-sama meraih dua kemenangan dalam empat pertemuan sebelumnya. Pasangan Malaysia memenangi duel terakhir pada semifinal Malaysia Open 2026 dengan skor 23-21, 21-18, menurut laporan Viva.
Rekor Susi Susanti jadi latar perebutan gelar
Bahan JPNN menautkan salah satu final Denmark Open 2026 dengan legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, serta mengangkat kemungkinan rekornya terlampaui. Namun, bahan yang tersedia tidak merinci jenis rekor maupun angka pencapaian Susi. Karena itu, belum ada dasar untuk memastikan rekor apa yang dipertaruhkan atau menyatakan bahwa catatan tersebut sudah patah.
Yang jelas, final ini penting bagi Fajar/Fikri karena mereka berpeluang mengubah hasil runner-up tahun lalu menjadi gelar. Bagi bulu tangkis Indonesia, perhatian juga tertuju pada satu-satunya pasangan yang masih bertahan di turnamen. Hasil mereka di partai puncak akan menentukan apakah Indonesia pulang dengan gelar ganda putra atau kembali harus puas sebagai finalis.
Situasi lapangan bisa ikut menentukan. Fajar menilai kondisi di Denmark berbeda dari Asian Games 2026, terutama karena shuttlecock melaju lebih cepat. Menurutnya, kondisi itu menyulitkan lawan yang mengandalkan pertahanan dan serangan balik untuk bermain senyaman ketika laju shuttlecock lebih lambat.
“Saya dan Fikri coba memanfaatkan kesempatan itu,” kata Fajar, dikutip ANTARA. Pernyataan itu memberi gambaran pendekatan mereka: menekan lawan dengan tempo dan memanfaatkan kecepatan permainan, bukan membiarkan ganda Malaysia nyaman membangun pertahanan.
Fikri juga menyatakan mereka akan bersiap menghadapi Aaron/Soh. “Saya dan Fajar akan lebih siap lagi menghadapi final melawan pasangan Malaysia. Semoga besok bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip ANTARA.
Duel tempo jadi kunci final
Rekor pertemuan yang seimbang membuat laga sulit dibaca hanya dari statistik tersebut. Kunci taktisnya ada pada kemampuan Fajar/Fikri menjaga tekanan dan menghindari pola reli yang memberi pasangan Malaysia kesempatan mengatur pertahanan. Jika mereka mampu mempertahankan tempo cepat seperti saat menghadapi Liang/Wang, peluang mengendalikan pertandingan terbuka.
Dampaknya terasa bagi pendukung Indonesia: partai keempat menjadi satu-satunya kesempatan menyaksikan wakil Merah Putih memburu gelar di final ini. Jadwal malam WIB juga memberi penanda jelas bagi penonton yang ingin mengikuti pertandingan langsung, sementara pertanyaan tentang rekor Susi tetap perlu dijawab dengan data yang belum tersedia dalam bahan JPNN.
Final dijadwalkan mulai pukul 18.15 WIB, dengan Fajar/Fikri turun sebagai partai keempat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.