Senin, 19 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Hampir 2.500 Penerbangan Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan

Penerbangan terdampak karhutla saat kabut asap menyelimuti area bandara
Kabut asap menurunkan jarak pandang dan mengganggu operasional penerbangan di sejumlah bandara. (Ilustrasi: AI)

Rute internasional dan perintis ikut dibatalkan

Untuk penerbangan internasional, tercatat 14 pembatalan. Sebanyak 12 penerbangan Singapura–Pontianak pulang pergi pada 12–23 September 2026 dibatalkan karena asap di Bandara Supadio. Dua penerbangan Singapura–Palembang pulang pergi pada 15 Oktober 2026 juga dibatalkan akibat asap di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Penerbangan perintis mengalami 22 pembatalan akibat kabut asap pada 16 Oktober 2026, termasuk 2 penerbangan kargo. Pembatalan terjadi di Korwil Singkep dan Tanah Merah, masing-masing 6 penerbangan, serta Korwil Kuala Pembuang dan Gorontalo, masing-masing 4 dan 6 penerbangan.

Di luar dampak karhutla, 20 penerbangan berjadwal dalam negeri dibatalkan karena faktor lain. Penyebabnya meliputi abu vulkanik Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, cuaca buruk, angin kencang, serta perawatan dan gangguan teknis pesawat.

Rangkaian gangguan yang tersebar ini membuat informasi jadwal menjadi penting bagi penumpang, terutama yang bepergian melalui bandara terdampak atau memakai rute penghubung. Penyesuaian operasi dapat terjadi ketika jarak pandang berubah; penumpang diminta memantau kabar dari maskapai sebelum berangkat agar tidak menuju bandara dengan informasi yang sudah berubah.

Bandara diminta siapkan mitigasi

Ditjen Perhubungan Udara meminta pengelola bandara di wilayah terdampak menjalankan langkah mitigasi. Bersama AirNav Indonesia dan BMKG, mereka diminta menerapkan Low Visibility Procedures (LVP), menerbitkan NOTAM, serta meningkatkan kesiagaan operasional sisi udara.

Pelayanan di terminal juga perlu dioptimalkan. Pengelola bandara diminta menyediakan informasi penerbangan dan masker bagi penumpang. Ditjen Perhubungan Udara mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta memeriksa perkembangan cuaca dan penerbangan melalui maskapai.

Penanganan karhutla turut didukung operasi water bombing. Selama 20 April–16 Oktober 2026, operasi tersebut mencatat 5.179 flight cycle yang dilakukan 38 pesawat dari 11 operator. Bandara di wilayah terdampak mendukungnya dengan area parkir pesawat dan helikopter, prioritas slot penerbangan, posko pemantauan, serta pendataan sumber air dan ketersediaan bahan bakar.

Koordinasi Ditjen Perhubungan Udara melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I–X melibatkan pengelola bandara, AirNav Indonesia, maskapai, BMKG, dan instansi terkait. Catatan terbaru Kemenhub menunjukkan 2.458 penerbangan dalam negeri terdampak hingga 17 Oktober 2026.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 19 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online