Senin, 19 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

iPhone Duo Seharga Rp 36 Juta Ludes Dipesan, Apple Berpotensi Kekurangan Stok

iPhone Duo Seharga Rp 36 Juta Ludes Dipesan, Apple Berpotensi Kekurangan Stok
iPhone Duo Seharga Rp 36 Juta Ludes Dipesan, Apple Berpotensi Kekurangan Stok

iPhone Duo membawa layar bagian dalam berukuran 7,58 inci, yang menurut Apple merupakan layar terbesar pada iPhone. Saat dilipat, layar luarnya berukuran 5,4 inci. Bentuk ini memungkinkan pengguna beralih antara perangkat yang lebih ringkas dan bidang layar lebih luas.

Apple membekali ponsel itu dengan cip A20 Pro dan sistem dua baterai yang dirancang mendukung penggunaan sepanjang hari. Perangkat menjalankan iOS 27 yang disesuaikan dengan desain lipatnya.

Untuk pekerjaan di layar, fitur Split View memungkinkan beberapa aktivitas berjalan pada tampilan yang sama serta mendukung perpindahan antar-aplikasi. Tampilan sistem juga dapat menyesuaikan ketika perangkat dilipat, diputar, atau dibuka kembali.

Kamera belakang terdiri atas kamera utama Fusion 48 megapiksel dan kamera Fusion Ultra Wide 48 megapiksel. Kamera depan Center Stage dapat mengambil foto dan video dalam berbagai orientasi tanpa pengguna perlu memutar perangkat.

Spesifikasi itu menjelaskan apa yang ditawarkan Apple, tetapi harga tetap menjadi pembeda besar. Perangkat ini masuk ke segmen di atas iPhone Pro dan Pro Max, sekaligus menjadi perubahan besar pada desain fisik iPhone dalam beberapa tahun terakhir.

Analis Moor Insights Anshel Sag menilai harga awal US$ 1.999 lebih rendah daripada perkiraan sejumlah pengamat industri, yang memperkirakan perangkat akan dibanderol US$ 2.400 hingga US$ 2.500. Menurut Sag, harga tersebut menunjukkan Apple ingin meraih pangsa pasar besar. Ia juga memperkirakan iPhone Duo dapat menjadi simbol status selama musim liburan dan hingga tahun depan.

Apple membidik nilai penjualan, bukan sekadar unit

Ponsel lipat bukan kategori baru. Produsen Android telah menawarkan perangkat sejenis selama bertahun-tahun, kata analis IDC Nabila Popal. Namun, menurut Popal, masuknya Apple dapat menarik pengguna yang sudah berada dalam ekosistem iPhone; daya tariknya bukan hanya teknologi, melainkan juga merek Apple.

Perbedaan antara jumlah unit dan nilai pendapatan menjelaskan alasan kategori ini menarik bagi produsen. IDC memperkirakan ponsel lipat menyumbang sedikit lebih dari 2% volume pengiriman ponsel pintar global pada 2026, tetapi hampir 7% dari pendapatan industri. Pada 2030, kontribusinya diperkirakan mencapai 10% pendapatan, meski porsinya terhadap unit yang terjual hanya sekitar 3%.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 19 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis