LONDON — Penampilan Tom Jones di uang kertas Inggris tidak akan terjadi, meski ide itu sempat dilontarkan Rhys Phillips, pejabat baru yang bertanggung jawab atas uang kertas Bank of England. Phillips mulai bertugas pada Senin sebagai kasir utama bank sentral Inggris dan menjadi orang Wales pertama yang memegang jabatan itu.
Penunjukan Phillips membawa identitas Wales ke posisi yang berperan dalam pengelolaan uang tunai Inggris. Namun, ia menegaskan gambar penyanyi Sir Tom Jones tidak akan menggantikan Raja Charles pada uang kertas. Phillips menyampaikan candaan itu dalam wawancara dengan BBC Radio Wales Drive.
Rhys Phillips dan peran kasir Bank Inggris
Jabatan kasir utama Bank of England telah ada sejak 1964. Pemegangnya mengawasi desain, produksi, serta distribusi uang kertas dan ikut memimpin upaya pencegahan pemalsuan.
Tugas Phillips juga mencakup memastikan uang tunai tersedia di tempat yang membutuhkan. Ia akan memimpin tim yang menangani pasokan uang dan pengembangan seri uang kertas berikutnya. Jadi, tanggung jawabnya jauh melampaui membubuhkan tanda tangan.
Tanda tangan kasir utama akan tercetak pada seluruh uang kertas Bank of England sebagai penanda dukungan bank sentral. Phillips mengaku telah berlatih agar tanda tangannya mudah dibaca dan muat di ruang yang disediakan.
“Anda harus memastikan tanda tangan itu benar. Saya rasa orang-orang tidak akan membiarkan saya melupakannya jika saya membuat kesalahan,” kata Phillips.
Ia juga masih mempertimbangkan pena yang akan digunakan. “Saya berharap pena yang dipakai nanti sedikit lebih megah daripada bolpoin,” ujarnya.
Uang kertas baru akan menampilkan satwa liar Inggris
Salah satu pekerjaan yang menanti Phillips ialah mengawal desain uang kertas baru. Gambar utama pada desain mendatang akan menampilkan satwa liar Inggris, menggantikan tokoh-tokoh sejarah yang menjadi pusat desain uang kertas saat ini.
Desain baru itu juga akan memuat fitur keamanan yang ditujukan untuk membuat uang lebih sulit dipalsukan. Uang kertas tersebut diperkirakan mulai beredar menjelang akhir dekade ini. Bank of England belum menyebutkan rincian gambar satwa atau jadwal peredaran yang lebih spesifik dalam bahan yang disampaikan.
Perubahan desain punya arti langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha yang memakai uang tunai. Fitur keamanan baru dirancang untuk membantu mengenali uang asli, sementara pengawasan distribusi bertujuan menjaga ketersediaan uang di berbagai tempat. Peralihan gambar dari tokoh sejarah ke satwa liar juga mengubah cara identitas Inggris ditampilkan pada alat pembayaran sehari-hari.
Phillips sempat bercanda bahwa uang kertas dapat menampilkan naga Wales, bunga daffodil, atau Sir Tom Jones. Namun, ia kemudian menepis kemungkinan wajah penyanyi itu menggantikan Raja Charles.
“Saya tidak yakin bagaimana perasaan Raja Charles jika digantikan oleh Sir Tom,” kata Phillips.
Identitas Wales di balik tanda tangan baru
Phillips lahir di Neath dan tumbuh di Baglan, dekat Port Talbot. Ia menyebut pengangkatannya sebagai kehormatan besar, terutama karena menjadi orang Wales pertama yang dipercaya memegang jabatan kasir utama.
“Jika saya memang orang Wales pertama yang memegang jabatan ini, dan saya diberi tahu bahwa memang demikian, saya semakin bangga dipercaya memikul tanggung jawab itu,” ujarnya.
Jalur kariernya bermula dari ketertarikan pada ekonomi dan peran uang dalam kehidupan masyarakat. Setelah belajar ekonomi di Neath College dan melanjutkan pendidikan ke universitas, Phillips memulai karier di Financial Services Authority pada 2005. Ia bergabung dengan Bank of England pada 2012.
Pengalaman tumbuh di Port Talbot pada 1990-an, katanya, tidak membuat pekerjaan mengelola produksi uang tampak sebagai pilihan karier yang lazim. Kini, ia akan mewakili Bank of England di seluruh Inggris Raya, sambil tetap membawa latar belakang Welsh yang ia anggap penting.
“Tempat asal saya sangat penting bagi saya. Warisan budaya saya adalah bagian besar dari diri saya,” kata Phillips.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.