LONDON — AI di tempat kerja membuat dokumen lebih mudah disusun, tetapi hasilnya kerap menambah pekerjaan. Survei Use.AI terhadap 8.316 pengguna AI di sejumlah kawasan menemukan 48 persen responden pernah menerima pekerjaan berbantuan AI yang perlu dikoreksi.
Temuan itu menunjukkan produktivitas tidak otomatis naik hanya karena draf bisa dibuat lebih cepat. Pekerja masih harus memeriksa, memperbaiki, bahkan mengulang hasil yang tidak layak digunakan.
AI di tempat kerja mempercepat draf, bukan selalu hasil akhir
Dalam survei tersebut, 62 persen responden menyatakan AI mempermudah pembuatan dokumen, memo, bahkan kode. Namun, kemudahan di tahap awal tidak selalu bertahan sampai pekerjaan siap dikirim atau diterapkan.
Sebanyak 43 persen responden mengatakan mereka pernah harus mengerjakan ulang hasil AI yang tidak sesuai. Sementara itu, 39 persen menyebut pemeriksaan hasil AI memakan waktu lebih lama daripada membuat versi sendiri dari awal.
Angka lain memperlihatkan beban pengecekan ikut bertambah. Sebanyak 41 persen responden mengatakan mereka perlu lebih banyak meninjau dan memverifikasi materi sejak AI masuk ke proses kerja.
Survei Use.AI mencakup pengguna AI di tempat kerja di Inggris dan Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Australia, serta Amerika Latin. Bahan sumber tidak merinci pembagian responden per wilayah, sehingga temuan tersebut menggambarkan jawaban keseluruhan, bukan perbandingan antarnegara.
Pekerjaan tanpa pemeriksaan menambah risiko kesalahan
Salah satu temuan yang menonjol adalah 34 persen responden meneruskan pekerjaan yang dibuat atau dibantu AI tanpa memeriksa isinya. Praktik ini dapat membuat dokumen yang tidak sesuai atau sulit dibaca beredar dalam alur kerja.
Masalahnya bukan sekadar mutu tulisan. Hasil AI yang keliru atau tidak cocok dengan kebutuhan tetap membutuhkan waktu manusia untuk dikenali dan dibenahi. Ketika proses pengecekan tak jelas, pekerjaan yang seharusnya dipercepat justru berpindah menjadi tugas koreksi.
Survei itu juga menemukan 58 persen responden mengatakan tidak ada aturan untuk memeriksa pekerjaan berbantuan AI. Ketiadaan pedoman dapat membuat tiap pekerja mengambil keputusan sendiri tentang kapan hasil perlu diverifikasi dan siapa yang bertanggung jawab atas koreksinya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.