TEHRI — Penampilan Daler Mehndi di acara Navratri di Tehri, Uttarakhand, mendadak terhenti setelah Menteri Kabinet Subodh Uniyal naik ke panggung dan memintanya berhenti bernyanyi. Perselisihan itu terekam dalam video yang kemudian ramai beredar di media sosial.
Insiden berlangsung pada Minggu dalam rangkaian Kunjapuri Fair. Uniyal, yang juga merupakan anggota legislatif dari Narendranagar, mempersoalkan penampilan Mehndi karena acara tersebut digelar untuk perayaan Navratri dan pemujaan Dewi Durga.
Namun, ada batas penting dalam kabar ini: dugaan bahwa Mehndi tampil setelah mengonsumsi alkohol berasal dari ucapan Uniyal dalam video. The Times of India menyatakan pihaknya belum memverifikasi secara independen apakah penyanyi itu berada di bawah pengaruh alkohol.
Daler Mehndi di acara Navratri Tehri
Menurut laporan The Times of India, Uniyal menghampiri Mehndi saat penyanyi itu tampil di panggung. Menteri tersebut mengatakan acara Navratri memiliki sifat keagamaan sehingga penampil perlu menghormati suasana dan tata krama perayaan.
“Ada acara Durga Mata untuk Navratri, dan Anda bernyanyi di acara ini setelah minum alkohol, itu tidak pantas,” kata Uniyal kepada Mehndi, sebagaimana dikutip The Times of India dari video yang beredar.
Ucapan itu menjadi inti kontroversi. Kritik Uniyal tidak hanya menyasar pilihan lagu atau jalannya pertunjukan, melainkan dugaan kondisi penyanyi saat tampil di acara yang terkait dengan pemujaan Dewi Durga. Tuduhan tersebut tetap perlu dibedakan dari fakta yang telah dikonfirmasi secara mandiri.
Kunjapuri Fair digelar di distrik Tehri dan memadukan kegiatan keagamaan dengan program budaya. Karena pertunjukan berlangsung di hadapan pengunjung dalam suasana perayaan, teguran seorang pejabat yang naik ke panggung langsung mengubah acara menjadi perdebatan publik.
Ucapan menteri dan respons penyanyi
Uniyal juga menjelaskan alasan Mehndi diundang. Ia mengatakan penyanyi itu dipanggil untuk menghibur masyarakat, tetapi menilai situasi di panggung tidak sesuai harapan.
“Kami memanggil Anda agar masyarakat kami terhibur. Anda membuat kami terlihat bodoh,” ujar Uniyal, menurut kutipan yang dimuat The Times of India. Ia kemudian menegaskan bahwa tindakan itu salah dan menyebut nama besar Mehndi semestinya dihormati.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.