Kamis, 22 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Mantan Narapidana Ungkap 20 Tahun Menyembunyikan Masa Lalu

Mantan narapidana menulis autobiografi tentang harapan dan masa lalu
Unggahan di Hacker News mengisahkan perjalanan seorang mantan narapidana yang kini menulis autobiografi bertema harapan. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Seorang mantan narapidana yang pernah menjadi insinyur awal Eventbrite dan insinyur pendiri Reforge mengungkap bahwa ia menyembunyikan statusnya sebagai terpidana selama 20 tahun. Pengakuan itu ia sampaikan dalam unggahan di Hacker News, bersamaan dengan cerita tentang sulitnya mencari tempat tinggal dan pekerjaan setelah keluar dari penjara.

Ia tidak menyebut namanya dalam unggahan tersebut. Ia menulis bahwa selama berkarier di sejumlah perusahaan rintisan, termasuk Instacart, orang-orang di sekitarnya tidak mengetahui masa lalunya. Topik itu, katanya, memang jarang muncul, tetapi ia juga sengaja tidak pernah membicarakannya.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari pengantar autobiografi yang sedang ia tulis. Ia ingin membawa pembaca melihat perjalanan dari hidup tanpa tempat tinggal hingga mampu berkeliling dunia, dengan harapan sebagai tema utama bukunya.

Masa lalu yang disembunyikan selama berkarier

Dalam unggahannya, penulis menyebut dirinya sebagai insinyur nomor tiga di Eventbrite dan insinyur pendiri di Reforge. Ia juga mengatakan telah membuat sekitar selusin perusahaan rintisan sendiri dan bekerja di sejumlah perusahaan lain, termasuk Instacart.

Namun, pengalaman profesional itu berjalan berdampingan dengan rahasia yang ia simpan. Ia merasa status sebagai terpidana membuat orang memandang seseorang seolah-olah sudah tercemar. Karena itu, ia memilih untuk tidak mengungkapnya selama bertahun-tahun.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa masa lalu kriminal dapat terus memengaruhi kehidupan seseorang setelah menjalani hukuman. Dalam ceritanya, hambatan itu terasa langsung: ia mengaku kesulitan menyewa apartemen di San Francisco dan tidak bisa memperoleh pekerjaan segera setelah dibebaskan dari penjara.

Ia juga menyebut masih memiliki kewajiban restitusi kepada negara sebesar 17.000 dolar AS. Tanpa pekerjaan, beban itu membuatnya merasa sangat terdesak. Ia menilai tekanan seperti itu dapat mendorong seseorang kembali ke penjara.

Dari hidup di mobil menuju autobiografi tentang harapan

Penulis mengatakan dirinya pernah menjadi tunawisma pada usia 19 tahun. Sekitar 10 tahun kemudian, ia mengaku telah mencapai kekayaan tujuh digit. Ia juga menulis bahwa dirinya pensiun pada usia 38 tahun.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 22 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis