JAKARTA — Satu alamat yang berbeda di dua berkas imigrasi bisa memicu pemeriksaan lebih lanjut. Firma hukum Womble Bond Dickinson memperingatkan bahwa otoritas imigrasi Amerika Serikat dapat menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membandingkan pengajuan visa H-1B dan menemukan ketidaksesuaian data.
Pemeriksaan itu dapat menyasar informasi alamat tempat tinggal pekerja dan lokasi kerja yang dicantumkan perusahaan dalam petisi H-1B. Pekerja asing dan pemberi kerja perlu memastikan kedua catatan diperbarui sesuai perubahan yang terjadi.
Dalam rilisnya, Womble Bond Dickinson menggambarkan beberapa keadaan yang bisa menimbulkan perbedaan. Misalnya, perusahaan mengajukan perubahan petisi H-1B karena lokasi kerja berubah, sementara pekerja sebelumnya sudah mengirim pemberitahuan perubahan alamat AR-11 kepada Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (USCIS).
Kondisi sebaliknya juga dapat menarik perhatian. Pekerja pindah rumah, tetapi tidak mengirim AR-11, sehingga catatan pemerintah berpotensi tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
AI H-1B dapat mencocokkan berkas berbeda
Perbedaan alamat rumah dan lokasi kerja bukan otomatis pelanggaran. Keduanya adalah urusan administratif yang berbeda, tetapi informasinya dapat muncul dalam catatan imigrasi yang sama-sama diperiksa.
AR-11 dipakai untuk memberi tahu USCIS tentang perubahan alamat. Sementara itu, perusahaan mungkin perlu mengajukan petisi H-1B yang telah diubah jika ada perubahan material pada kondisi kerja, termasuk perubahan lokasi kerja tertentu yang diwajibkan aturan terkait.
Artinya, memperbarui satu catatan tidak otomatis memenuhi kewajiban untuk memperbarui catatan lainnya. Pekerja dan perusahaan perlu menilai perubahan masing-masing, bukan menganggap satu pemberitahuan sudah mencakup semuanya.
Risiko ini relevan bagi pekerja H-1B yang bekerja jarak jauh atau pindah rumah tanpa berganti pekerjaan. Bila pekerja pindah ke wilayah lain, perusahaan mungkin perlu menilai apakah lokasi baru masih tercakup dalam aplikasi kondisi kerja atau labor condition application (LCA) yang berlaku. Bergantung pada keadaan, petisi yang diubah dan LCA baru mungkin diperlukan.
Ketidaksesuaian perlu dilihat bersama konteks
Perhatian Womble Bond Dickinson mencerminkan perubahan cara berkas dapat ditelaah. Pengajuan imigrasi mungkin tidak hanya dinilai satu per satu: analisis berbantuan AI dapat membantu petugas membandingkan informasi dalam pengajuan sebelumnya dengan berkas terbaru.
Bagi pekerja asal India, yang menurut rilis firma itu merupakan bagian besar dari pemegang visa H-1B, konsistensi alamat, rincian pekerjaan, dan pengajuan imigrasi terdahulu menjadi penting. Selisih tanggal atau lokasi dapat meminta penjelasan, bahkan jika sumbernya hanya kekeliruan administrasi.
Namun, temuan perbedaan data tidak dengan sendirinya membuktikan penipuan atau pelanggaran hukum imigrasi. Arti sebuah ketidaksesuaian bergantung pada situasi dan dokumen pendukung. Karena itu, pekerja sebaiknya menyimpan bukti perubahan alamat dan komunikasi terkait pekerjaan, sementara perusahaan perlu memastikan proses pencatatan perubahan berjalan rapi.
Dampaknya terasa saat pekerja atau perusahaan mengurus perpanjangan, perubahan petisi, atau pengajuan imigrasi lain. Catatan yang tidak selaras dapat memerlukan klarifikasi dan dokumen tambahan. Pemeriksaan berkas lama sebelum pengajuan berikutnya membantu menemukan perbedaan yang perlu diterangkan lebih awal.
Perusahaan dan pekerja perlu memperbarui catatan
Womble Bond Dickinson menyarankan perusahaan yang mensponsori pekerja H-1B meninjau prosedur pencatatan perpindahan rumah, perubahan lokasi kerja, dan perubahan petisi. Pekerja juga perlu segera memberi tahu perusahaan tentang perubahan yang relevan serta memastikan pemberitahuan alamat yang diwajibkan telah disampaikan.
Langkah praktisnya bukan sekadar memastikan satu formulir terkirim. Perusahaan dan pekerja perlu memeriksa apakah alamat yang dilaporkan ke USCIS cocok dengan catatan tempat kerja, lalu menilai apakah perpindahan berdampak pada cakupan LCA atau memerlukan perubahan petisi. Jika catatan lama berbeda, dokumen yang menjelaskan kronologi dapat membantu memberi konteks.
Firma hukum itu menekankan pentingnya ketepatan dan konsistensi catatan imigrasi seiring berkembangnya analisis berbantuan AI. Pemeriksaan silang dapat membuat perbedaan administratif lebih mudah terlihat, tetapi penilaiannya tetap bergantung pada keadaan dan bukti yang menyertai berkas.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.