Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Video: Dukung MBG, Menteri KKP Bangun 40 Ribu Budi Daya Ikan Mini RAS

Video: Dukung MBG, Menteri KKP Bangun 40 Ribu Budi Daya Ikan Mini RAS
Video: Dukung MBG, Menteri KKP Bangun 40 Ribu Budi Daya Ikan Mini RAS

Rantai pasok ini penting karena unit budi daya di banyak desa membutuhkan dukungan produksi yang konsisten. Bibit menjadi salah satu kebutuhan awal, sementara pakan menopang kegiatan pemeliharaan. Jika industri pendukung tumbuh sejalan dengan pembangunan Mini RAS, program berpotensi menggerakkan kegiatan ekonomi lebih luas daripada produksi ikan saja.

Namun, sumber tidak merinci apakah target 80 ribu pekerjaan mencakup seluruh mata rantai usaha atau hanya kegiatan budi daya. Begitu pula, belum ada keterangan mengenai pembagian target bibit dan kapasitas produksi pakan di tiap daerah. Angka-angka itu masih berupa sasaran program yang disampaikan KKP.

Trenggono menyampaikan rencana Mini RAS sebagai bagian dari implementasi visi Presiden Prabowo terkait pemenuhan gizi protein ikan budi daya masyarakat. Dengan demikian, program ini menghubungkan agenda pangan dengan pengembangan usaha perikanan di desa.

Hasil akhirnya akan bergantung pada kemampuan KKP dan pelaksana setempat mengubah target nasional menjadi unit produksi yang benar-benar beroperasi.

Modernisasi pelabuhan dan pendidikan perikanan

Mini RAS bukan satu-satunya agenda penguatan sektor perikanan yang disebut KKP. Kementerian itu juga mendorong pembangunan empat pelabuhan perikanan modern bertaraf internasional. Pelabuhan-pelabuhan tersebut diharapkan dapat beroperasi pada akhir 2028.

Modernisasi pelabuhan ditujukan untuk mengangkat industri penangkapan ikan, pengolahan, dan kondisi kerja awak kapal perikanan. KKP berharap penguatan sektor itu turut meningkatkan kontribusi kelautan dan perikanan terhadap pertumbuhan ekonomi serta mendukung kesejahteraan awak kapal. Bahan sumber tidak menyebut nama ataupun lokasi empat pelabuhan yang direncanakan.

Di bidang sumber daya manusia, KKP menggabungkan 11 politeknik vokasi binaannya ke dalam Ocean Institute of Indonesia (OII), atau Institut Kelautan Indonesia. Penggabungan ini disebut sebagai upaya mendukung penyediaan SDM untuk sektor kelautan dan perikanan.

Ketersediaan tenaga terampil akan berpengaruh pada kemampuan industri mengoperasikan sistem budi daya dan mengelola fasilitas perikanan. Akan tetapi, bahan sumber belum menjelaskan bentuk kurikulum OII, mekanisme penggabungan, ataupun keterkaitannya secara langsung dengan pelaksanaan Mini RAS di desa.

Rencana-rencana itu disampaikan Sakti Wahyu Trenggono dalam dialog dengan Andi Shalini di Squawk Box CNBC Indonesia pada Kamis, 22/10/2026. Untuk Mini RAS, sasaran yang dipaparkan KKP mencakup pembangunan di 40.000 desa hingga 2029 dan produksi 1,2 juta ton ikan per tahun.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 24 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis