Senin, 26 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Pengamat Minta Pertamina Pantau Stok dan Distribusi BBM Realtime

Pengamat Minta Pertamina Pantau Stok dan Distribusi BBM Realtime
Pengamat Minta Pertamina Pantau Stok dan Distribusi BBM Realtime Foto: Sindonews

JAKARTA — Pemantauan stok BBM secara real time harus berjalan sampai ke jalur distribusi dan kapasitas pelayanan SPBU. Pengamat kebijakan energi sekaligus Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, meminta Pertamina dan pemerintah memperkuat pengawasan itu untuk mencegah gangguan pasokan yang dapat memicu antrean.

Sofyano menyampaikan pandangan tersebut pada Minggu (25/10/2026). Ia menilai pemantauan perlu mencakup kesiapan mobil tangki dan keandalan distribusi, bukan hanya jumlah BBM yang tersedia. Pemerintah juga perlu membantu Pertamina mencari sumber masalah ketika kelangkaan terjadi.

“Pemerintah juga harus membantu Pertamina untuk mengindentifikasi penyebab utama bila terjadi kelangkaan. Apakah terkait ketersediaan, gangguan logistik, keterbatasan insfrastruktur, hingga lonjakan konsumsi,” kata Sofyano ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (25/10/2026).

Pemantauan stok BBM perlu sampai ke SPBU

Menurut Sofyano, gangguan pasokan tidak selalu berawal dari kekurangan stok. Hambatan logistik, kondisi infrastruktur, atau kenaikan konsumsi juga dapat memengaruhi kelancaran penyaluran. Karena penyebabnya bisa berbeda, identifikasi masalah menjadi bagian penting dari respons pemerintah dan Pertamina.

Informasi stok yang terus diperbarui dapat membantu petugas mengenali titik gangguan lebih cepat. Pemeriksaan kesiapan mobil tangki dan jalur distribusi juga diperlukan agar pasokan yang tersedia di terminal bisa diteruskan ke SPBU. Kapasitas pelayanan di tingkat SPBU ikut menentukan kelancaran pengisian ketika permintaan meningkat.

Dampaknya terasa langsung bagi masyarakat saat penyaluran tersendat: pengendara dapat menghadapi antrean, sementara SPBU perlu memastikan pelayanan tetap berjalan. Pengawasan yang mencakup stok dan proses distribusi memberi pemerintah gambaran lebih utuh tentang letak masalah, sehingga penanganan tidak berhenti pada dugaan bahwa pasokan nasional kurang.

Dalam konteks pasokan regional, laporan Jatim Antaranews menyebut Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerima BBM melalui kapal tanker secara bertahap di sejumlah terminal di Jawa Timur. Perusahaan menyampaikan langkah itu sebagai bagian dari persiapan menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Pasokan regional diperkuat lewat kapal tanker

Di Fuel Terminal Tuban, penerimaan Solar melalui kapal tanker sedang berlangsung dengan volume sekitar 31 juta liter. Tambahan sekitar 32 juta liter Solar dan 31 juta liter Pertamax dijadwalkan tiba bertahap dalam beberapa hari ke depan. Terminal itu juga mendapat penguatan pasokan Pertalite sekitar 23 juta liter.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair