Selasa, 27 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

BMKG: Karhutla di Sumsel dan Kalteng Masih Tinggi, OMC dan Dry Ice Digencarkanamp;nbsp;

BMKG: Karhutla di Sumsel dan Kalteng Masih Tinggi, OMC dan Dry Ice
BMKG: Karhutla di Sumsel dan Kalteng Masih Tinggi, OMC dan Dry Ice Foto: Okezone News

JAKARTA — Karhutla di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah masih tinggi, sehingga BMKG memperkuat pemadaman dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan dry ice. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan upaya itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/10/2026), seraya berharap hujan turun pada pekan ini.

BMKG mengerahkan sembilan pesawat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta enam pesawat di Sumatera Selatan. Faisal menyebut operasi yang berlangsung saat ini sebagai salah satu OMC terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia.

BMKG kerahkan OMC untuk karhutla

Faisal mengatakan tim akan terus berupaya memadamkan kebakaran, terutama di Sumsel dan Kalteng yang masih mencatat tingkat kebakaran cukup tinggi. OMC dilakukan secara masif dan dipadukan dengan penggunaan dry ice, menurut keterangan yang disampaikan kepada awak media.

“Kami akan bekerja keras untuk memadamkan semaksimal mungkin kebakaran yang terjadi, khususnya di dua provinsi yang saat ini masih memiliki tingkat kebakaran cukup tinggi, yaitu Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah,” kata Faisal.

Jumlah pesawat yang dikerahkan menunjukkan besarnya operasi, tetapi sasaran akhirnya tetap bergantung pada kondisi atmosfer dan peluang hujan. BMKG berharap pekan ini menjadi periode basah. Faisal menyebut hujan masih berupa potensi, bukan kepastian.

Data karhutla menunjukkan pekerjaan pemadaman masih besar

Gambaran tekanan kebakaran juga muncul dalam data BNPB yang dikutip Detik News. Per 23 Oktober 2026 pukul 15.00 WIB, BNPB mencatat 19.708 titik panas secara nasional, dengan luas terbakar sekitar 41.554 hektare. Sekitar 26.681 hektare masih belum padam.

Kalimantan Tengah menjadi perhatian utama dalam catatan BNPB itu. Wilayah tersebut memiliki 13.297 titik panas dan luas terbakar 25.942 hektare, dengan sekitar 19.076 hektare masih belum padam. Di Sumatera Selatan, area yang dilaporkan belum padam sekitar 2.187 hektare.

Angka BNPB memberi konteks mengapa pengerahan pesawat dan upaya pemadaman terus digenjot. Kebakaran yang belum padam berarti pekerjaan tidak berhenti pada menjatuhkan hujan atau menekan api yang terlihat; tim juga perlu menangani area terdampak yang masih berisiko menyala kembali.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 27 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online