CHINA — Mobil China Voyah Taishan terlihat melaju diagonal di jalan tol dalam rekaman kamera dasbor yang beredar di media sosial. Bodi SUV itu tampak miring terhadap arah geraknya, tetapi video belum memastikan identitas model, kecepatan, maupun penyebabnya.
Rekaman tersebut memicu pertanyaan tentang sistem kemudi dan roda belakang mobil. Namun, belum ada bukti bahwa teknologi kemudi roda belakang menjadi penyebab perilaku kendaraan itu.
Voyah Taishan dan kemudi roda belakang
VIVA, mengutip Carnewschina pada 27 Oktober 2026, melaporkan bahwa kendaraan dalam video tampak bergerak secara diagonal di jalur cepat. Rekaman yang beredar tidak memuat keterangan tentang kondisi kendaraan sebelum atau sesudah kejadian.
Model Voyah Taishan memang dibekali rear-wheel steering, atau sistem kemudi roda belakang. Menurut informasi yang dipublikasikan Dongfeng Voyah, roda belakangnya dapat diarahkan ke dua sisi dengan sudut maksimum 16 derajat ke masing-masing arah. Radius putar minimum SUV tersebut diklaim 5,4 meter.
Fitur itu dirancang untuk membantu manuver. Pada kecepatan rendah, sistem kemudi roda belakang umumnya mengarahkan roda belakang berlawanan dengan roda depan. Kendaraan besar pun dapat berputar lebih rapat saat bergerak di ruang terbatas.
Pada kecepatan lebih tinggi, beberapa sistem mengarahkan roda belakang ke sisi yang sama dengan roda depan untuk membantu respons dan kestabilan. Cara kerja pastinya bergantung pada rancangan dan pengaturan elektronik setiap kendaraan.
Rekaman belum menjelaskan penyebab mobil melaju miring
Spesifikasi kemudi Taishan tidak cukup untuk menjelaskan apa yang terlihat di video. Belum ada data yang menghubungkan sistem tersebut dengan gerakan diagonal kendaraan, dan identitas mobil dalam rekaman pun belum dapat dipastikan.
Salah satu kemungkinan teknis yang disebut dalam bahan sumber adalah ketidaksejajaran sudut dorong gandar belakang, atau rear-axle thrust angle. Kondisi ini terjadi ketika arah gerak efektif roda belakang tidak sejajar dengan garis tengah kendaraan.
Jika penyimpangannya cukup besar, mobil dapat melaju pada lintasan diagonal dan pengemudi perlu mengoreksi arah kemudi. Namun, penjelasan itu masih sebatas kemungkinan teknis. Tidak ada informasi yang memastikan kondisi tersebut terjadi pada kendaraan dalam video.
Bagi pengemudi, perbedaan antara gejala dan penyebab penting. Kendaraan yang terlihat bergerak menyamping tidak otomatis menunjukkan bahwa teknologi kemudi roda belakang gagal. Tanpa pemeriksaan kendaraan dan data kejadian, mengaitkan video dengan kerusakan komponen atau kesalahan sistem dapat menyesatkan.
Video itu juga belum memberi dasar untuk menilai apakah kendaraan melaju kencang. Judul yang menyebut mobil sedang ngebut tidak didukung angka kecepatan dalam bahan sumber; rekaman hanya memperlihatkan SUV bergerak di jalur cepat dengan posisi bodi yang tidak sejajar terhadap arah lajunya.
Informasi yang tersedia sejauh ini masih terbatas pada rekaman media sosial dan spesifikasi yang dipublikasikan Dongfeng Voyah. Sudut maksimum kemudi roda belakang Taishan tercatat 16 derajat ke masing-masing arah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.