Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti di Piala Liga

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti di Piala Liga
Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti di Piala Liga

LIVERPOOL — Pertemuan Piala Liga di Anfield kembali menyajikan drama adu penalti, dan Liverpool mengalahkan Chelsea untuk melaju ke perempat final. Wesley Fofana gagal menuntaskan tendangan penentunya, sementara Giorgi Mamardashvili lebih dulu menggagalkan peluang Emmanuel Emegha.

Kedua tim bermain imbang setelah saling mencetak gol melalui penalti pada waktu normal. Morgan Rogers membawa Chelsea unggul, lalu Cody Gakpo menyamakan kedudukan. Dalam adu penalti, sejumlah eksekutor dari kedua kubu gagal, tetapi Liverpool akhirnya mengunci kelolosan.

Liverpool vs Chelsea: drama dari titik putih

Chelsea sempat berada di depan setelah Caicedo lolos ke area penalti Liverpool melalui umpan tersamar Malo Gusto. Ryan Gravenberch menjatuhkannya dari belakang ketika keduanya bergerak menjauhi gawang. Rogers mengambil penalti dan mengirim Mamardashvili ke arah yang salah.

Jawaban Liverpool datang cepat. Dalam situasi sepak pojok Kostas Tsimikas, bola mengenai tangan Fofana yang terangkat setelah ia dan Caicedo berduel dengan Virgil van Dijk. Gakpo menempatkan bola rendah ke sisi kanan Mike Penders, yang bergerak ke arah berlawanan.

Darren England langsung menunjuk titik putih untuk kedua insiden. Keputusan tanpa bantuan VAR itu menjaga alur laga tetap mengalir, meski satu momen lain sempat berpotensi memunculkan perdebatan: Rogers terlihat mengontrol umpan Pedro Neto dengan lengan sebelum Mamardashvili menyelamatkan peluangnya.

Adu penalti menghadirkan tekanan berbeda. Emegha berpeluang mengantar Chelsea menang, tetapi Mamardashvili membaca eksekusinya dengan baik. Tsimikas kemudian gagal mengulang peran penentu seperti di Wembley pada 2022, sementara Ryan Gravenberch dan Valentin Barco juga tidak berhasil mencetak gol dari titik putih.

Fofana menjadi nama yang paling menentukan. Tendangannya melambung tinggi melewati sasaran dan memastikan Liverpool lolos. Singkat. Chelsea kembali tersandung dalam adu penalti melawan Liverpool, setelah sebelumnya kalah dalam empat pertemuan serupa.

Perubahan pemain mengubah tekanan laga

Permainan berlangsung cepat dan penuh kontak, tetapi peluang bersih tidak banyak muncul sebelum dua penalti beruntun. Rio Ngumoha beberapa kali memancing reaksi suporter lewat tusukan dari kiri, namun umpan akhir Liverpool belum cukup tajam. Chelsea juga kesulitan menembus pertahanan tuan rumah yang rapat.

Pelatih Liverpool Andoni Iraola memasukkan Florian Wirtz dan Bradley Barcola pada menit ke-59. Pergantian itu memberi tuan rumah tenaga baru, tetapi Chelsea justru menutup laga dengan beberapa serangan berbahaya. Penders menepis sundulan Ronald Araujo dari jarak dekat, lalu menggagalkan tembakan Barcola yang mengarah ke sudut bawah.

Rogers tetap menjadi sumber ancaman bagi Chelsea dalam transisi. Ia melepas umpan terukur kepada Marco Palestra, tetapi Mamardashvili kembali membuat penyelamatan penting. Wirtz mendapat kesempatan pada fase akhir, namun tembakannya setelah menerima bola dari Gakpo membentur Levi Colwill dan dibersihkan barisan belakang Chelsea.

Susunan Chelsea turut dibentuk absennya João Pedro dan Cole Palmer. Pedro menepi karena cedera paha yang membuatnya absen selama beberapa pekan, menurut pernyataan Xabi Alonso yang dikutip Antara.

Pelatih Chelsea itu menyebut penyerang tersebut belum siap tampil dalam beberapa pertandingan mendatang. Palmer absen karena skorsing, sehingga Alonso memilih Danny Welbeck dengan Jordan Henderson bergerak di belakangnya.

Absennya dua pemain itu mempersempit pilihan serangan Chelsea, terutama saat tim perlu memecah pertahanan Liverpool. Namun, tim tamu tetap menemukan celah pada babak akhir dan menciptakan peluang melalui Rogers serta Palestra. Liverpool harus bertahan sampai adu penalti untuk menjaga langkahnya di kompetisi piala.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk Chelsea dalam adu penalti melawan Liverpool, yang sudah mencakup sejumlah pertemuan di kompetisi Eropa dan final piala domestik.

Bagi Liverpool, kelolosan menjadi modal untuk memasuki perempat final setelah melewati laga yang tak banyak memberi ruang bagi kedua tim. Jadwal dan lawan berikutnya akan menentukan apakah mereka mampu membawa momentum ini lebih jauh.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda