BANDUNG — Ranking Liga Indonesia di AFC mencapai 30.309 poin dan menempatkan kompetisi domestik Indonesia di posisi ke-16. Capaian itu menjadi tonggak baru bagi Super League, dengan kontribusi Persib Bandung di AFC Champions League Two dan Borneo FC di AFC Challenge League.
Kenaikan koefisien membawa dampak langsung bagi sepak bola Indonesia: posisi liga di klasemen kompetisi Asia menunjukkan hasil yang lebih kuat dibanding periode sebelumnya. Angka tersebut juga menjadi modal untuk memperbaiki daya saing klub Indonesia saat bersaing di level kontinental.
Ranking Liga Indonesia di AFC ditopang klub Asia
Persib menjadi salah satu penyumbang poin lewat kiprahnya di ACL Two. Dalam bahan laporan, Maung Bandung disebut mengalahkan FC Seoul dan Cong Viettel, lalu berada di posisi pertama grupnya.
Borneo FC turut menambah koefisien setelah tampil di AFC Challenge League dan lolos dari fase grup. Kontribusi dua wakil di kompetisi berbeda membantu mendongkrak akumulasi poin Liga Indonesia.
Pergerakan ini penting karena koefisien liga bergantung pada hasil klub di turnamen antarklub AFC. Performa wakil Indonesia bukan sekadar urusan satu tim; hasil mereka ikut memengaruhi posisi kompetisi domestik dalam pemeringkatan Asia.
Dari label medioker menuju catatan baru
Laporan Radar Cirebon menyebut Liga Indonesia sebelumnya dipandang sebagai kompetisi medioker dalam konteks pemeringkatan gabungan AFC. Kini, perolehan 30.309 poin mengantar Super League ke urutan ke-16 dan menjadi kali pertama angkanya menembus 30 ribu.
Perubahan itu memberi alasan bagi klub dan pengelola liga untuk menjaga konsistensi di kompetisi Asia. Poin yang terkumpul mencerminkan hasil wakil Indonesia, sementara posisi yang lebih baik dapat memperkuat gambaran daya saing liga di kawasan.
Tapi pekerjaan belum selesai. Persib dan Borneo perlu menjaga performa, sebab koefisien dibangun dari hasil pertandingan, bukan reputasi semata. Bagi pendukung, capaian ini juga membuat setiap laga klub Indonesia di Asia punya arti lebih luas daripada sekadar menang atau kalah pada malam pertandingan.
Persib sendiri masih menjadi perhatian setelah kemenangan atas Melbourne Victory yang disebut sebagai modal dalam persaingan ACL Two. Namun, laporan mengenai koefisien ini tidak merinci apakah hasil pertandingan tersebut sudah masuk ke dalam angka 30.309 poin. Yang tercatat, Persib dan Borneo menjadi dua wakil yang berkontribusi pada kenaikan itu.
Posisi ke-16 menjadi pijakan baru bagi Liga Indonesia. Angka koefisiennya kini mencapai 30.309 poin.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.