JAKARTA — Teddy Indra Wijaya memimpin penilaian pejabat berkinerja terbaik dalam survei IndocPolls yang mengevaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sekretaris Kabinet itu meraih 15,8 persen, sementara Menteri Pertanian Amran Sulaiman berada di urutan berikutnya dengan 13,6 persen.
Hasil ini menempatkan kerja koordinasi pemerintahan dan capaian sektor pangan sebagai dua hal yang mendapat apresiasi publik dalam evaluasi tersebut. Di posisi terbawah, Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik Ch menyebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid sebagai pejabat dengan penilaian terburuk.
Teddy Indra Wijaya unggul dalam survei IndocPolls
IndocPolls mengaitkan posisi Teddy dengan perannya yang strategis di sekitar Presiden. Sebagai Sekretaris Kabinet, ia membantu mengoordinasikan jajaran menteri sekaligus menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
“Pada momen dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penilaian terbaik menteri/kepala badan diraih oleh Seskab Teddy, sedang Nusron Wahid menjadi yang terburuk,” kata Taufik, Jumat (30/10/26).
Menurut Taufik, kedekatan posisi Teddy dengan Presiden membuat tugas koordinasi dan komunikasi pemerintah menjadi bagian penting dari penilaian. Ia mengatakan Teddy dinilai mampu menjembatani hubungan dengan para menteri dan pejabat lain.
“Seskab Teddy dinilai unggul terkait posisi strategisnya yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo dan tugasnya untuk menjembatani koordinasi dengan jajaran menteri dan pejabat lainnya,” tuturnya.
Penilaian itu juga menyangkut cara pemerintah menjelaskan kebijakan kepada publik. Taufik menyebut Teddy berperan menyelaraskan langkah pemerintah dan mengomunikasikannya, meski pelaksanaan tugasnya tetap mendapat kritik dari sebagian pihak.
“Di tengah tantangan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah maupun langkah-langkah kebijakan yang diambil, Teddy berhasil menyelaraskan hingga mengkomunikasikannya kepada publik. Meskipun ada pandangan miring hingga kritik terhadap cara Teddy menjalankan tugasnya, tetapi secara umum publik menilai positif peran Teddy dalam pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Taufik.
Amran Sulaiman dan capaian cadangan beras
Amran menempati urutan kedua dengan perolehan 13,6 persen. IndocPolls menghubungkan apresiasi terhadap Menteri Pertanian itu dengan upaya pemerintah mengejar swasembada pangan.
Taufik menilai hasil di sektor pertanian ikut menjelaskan posisi Amran dalam survei. “Dalam setahun pemerintahan, Amran berhasil mewujudkan ambisi Prabowo agar Indonesia berhasil meraih swasembada pangan sesingkat-singkatnya,” ujarnya.
Salah satu capaian yang disorot adalah Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang mencapai rekor 5,4 juta ton pada Juli 2026. Menurut Taufik, cadangan itu menjadi penyangga saat sektor pertanian menghadapi berbagai tantangan.
Bagi masyarakat, penilaian atas kinerja pejabat di bidang pangan berkaitan langsung dengan upaya menjaga ketersediaan beras. Besarnya CBP menjadi indikator yang dikemukakan IndocPolls untuk menjelaskan apresiasi terhadap kerja kementerian, meski survei ini menilai persepsi publik dan bukan laporan menyeluruh atas semua program pemerintah.
Perbandingan perolehan Teddy dan Amran terpaut 2,2 poin persentase. Hasil survei tersebut menempatkan koordinasi di lingkungan pemerintahan dan capaian cadangan beras sebagai alasan utama yang disampaikan IndocPolls untuk posisi dua pejabat teratas.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.