MANCHESTER — Manchester City kalah 0-1 dari Brighton & Hove Albion di Stadion Etihad pada Sabtu (31/10), sehingga Arsenal berpeluang merebut puncak klasemen Liga Inggris 2026/27. Gol Yasin Ayari pada menit ke-10 menjadi pembeda dalam laga pekan kesembilan itu.
City masih mengoleksi 21 poin dari sembilan pertandingan, sama dengan Arsenal. Namun, tim asuhan Enzo Maresca hanya berada di posisi teratas berkat keunggulan selisih gol, dan Arsenal dapat mengambil alih jika menang atas Liverpool pada Minggu (1/11) pukul 23.30 WIB.
Manchester City gagal menembus pertahanan Brighton
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan di hadapan pendukung sendiri. Brighton merespons dengan pertahanan rapat dan menunggu kesempatan untuk menyerang balik. Strategi itu berbuah gol cepat.
Pada menit ke-10, serangan dari sisi kanan berakhir dengan umpan tarik ke arah Maxim De Cuyper di tiang jauh. Matheus Nunes tidak menguasai bola dengan sempurna. Bola mengenai kaki De Cuyper, lalu bergulir ke Yasin Ayari yang berdiri bebas di depan gawang.
Ayari menaklukkan Gianluigi Donnarumma dan membawa Brighton unggul. Gol tersebut memaksa City mengejar, tetapi dominasi penguasaan serangan tak otomatis menghasilkan ruang bersih di kotak penalti lawan.
City sempat mendekati gol penyama kedudukan tiga menit sebelum turun minum. Erling Haaland melepaskan tembakan, tetapi Lewis Dunk memblok bola tepat di depan gawang. Brighton bertahan disiplin dan menjaga keunggulan hingga jeda.
Bagaimana peluang City berubah setelah jeda?
Brighton kembali mengancam pada menit ke-49. De Cuyper mendapat peluang di depan gawang, tetapi tembakannya melambung. Lima menit berselang, giliran City yang hampir menyamakan skor ketika penetrasi Ndiaye dari kanan diakhiri tembakan keras yang membentur mistar.
City terus menekan, sementara Brighton menutup ruang dan menyulitkan tuan rumah membangun serangan sampai ke area berbahaya. Maresca memasukkan Rayan Cherki pada menit ke-55, lalu Nico O’Reilly pada menit ke-64. Phil Foden dan Allan Elias masuk pada menit ke-79.
Pergantian itu menambah opsi serangan City, tetapi Brighton tetap mampu menjaga bentuk pertahanannya. Menjelang akhir laga, tim tamu bahkan nyaris menggandakan keunggulan. Jack Hinshelwood mencoba mencungkil bola pada menit ke-88, namun upayanya melebar.
City mendapat dua kesempatan beruntun semenit kemudian. Bart Verbruggen menepis tembakan Abdukodir Khusanov, sedangkan bola muntah yang disambar O’Reilly melebar. Peluang itu menjadi tekanan terakhir tuan rumah, tetapi skor tidak berubah.
Arsenal kini punya kesempatan merebut puncak
Kekalahan ini membuat persaingan di papan atas bergantung pada hasil Arsenal melawan Liverpool. City dan Arsenal sama-sama memiliki 21 poin, tetapi posisi City kini terancam karena keunggulan mereka hanya pada selisih gol. Kemenangan akan membawa Arsenal melewati sang juara bertahan di klasemen sementara.
Dampaknya terasa langsung bagi City: mereka tidak lagi bisa mengandalkan posisi puncak tanpa melihat hasil pesaing. Pertandingan Arsenal berikutnya kini ikut menentukan susunan teratas klasemen, sementara Brighton pulang dari Etihad dengan kemenangan yang lahir dari serangan balik efektif dan pertahanan yang tahan tekanan.
Brighton nyaris menambah gol pada menit ke-88, tetapi peluang Hinshelwood melebar. City gagal membalas, dan Arsenal kini memiliki kesempatan mengambil alih posisi teratas saat menghadapi Liverpool.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.