Senin, 2 November 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Teknikal Saham UNTR: Melemah 1.43% pada Jumat, Death Cross Menekan

Logo United Tractors — ilustrasi JournalArta
Logo United Tractors — ilustrasi JournalArta

Volume sesi terakhir sebesar 2.142.300 saham, hanya sekitar 0,6 kali rata-rata 20 hari sebanyak 3.787.885 saham. OBV yang turun menambah kekhawatiran bahwa akumulasi belum terlihat. Dengan transaksi yang lebih sepi dari rata-rata, kenaikan harga—jika terjadi—belum tentu memiliki dukungan partisipasi yang kuat.

Volatilitasnya juga perlu diperhitungkan. ATR sebesar Rp1.266,07, atau 5,2% dari harga, menandakan ruang gerak harian yang lebar. Pita Bollinger memiliki lebar 15,4%—dalam kategori normal—dengan %B 36%, sehingga harga berada di bawah titik tengah pita, tetapi belum dekat dengan batas bawah Rp22.819,38. Belum ada indikasi bahwa saham sudah menyentuh ekstrem bawah Bollinger; tekanan masih dapat berlanjut sebelum area itu diuji.

Level yang menentukan skenario

Support 20 hari berada di Rp22.525, sedangkan resistance 20 hari terletak di Rp26.500. Jika support ditembus, perhatian beralih ke low tiga bulan di Rp21.050. Sebaliknya, pemulihan perlu melewati SMA20 dan SMA50 terlebih dahulu; resistance Rp26.500 menjadi rintangan penting untuk menguji apakah momentum positif MACD dapat berkembang menjadi perubahan struktur harga.

Harga + 1,5 ATR berada di Rp26.099,11, sedangkan harga − 1,5 ATR di Rp22.300,89. Kedua acuan ini menggambarkan besarnya ruang volatilitas, bukan jaminan bahwa harga akan bergerak ke sana. Dengan OBV menurun dan tren harga masih di bawah kedua SMA, risiko penembusan ke bawah support tetap perlu diperhatikan.

Verdict Teknikal: LAYAK JUAL

Bias teknikal data adalah bearish. Death cross yang terbentuk dua sesi lalu, posisi harga di bawah SMA20 dan SMA50, serta OBV yang turun lebih kuat daripada perbaikan histogram MACD yang masih negatif. Verdict ini batal jika harga menembus resistance 20 hari Rp26.500 dan bertahan di atasnya, karena hal itu akan melemahkan struktur bearish saat ini.

  • Entry Price (acuan): Rp24.200, yakni harga terakhir; posisi ini merupakan acuan pengamatan, bukan rekomendasi transaksi.
  • Target keluar: Rp22.525, pada support 20 hari; jika level itu ditembus, acuan berikutnya adalah low tiga bulan Rp21.050.
  • Stop Loss: Rp26.500, di atas resistance 20 hari sebagai batas pengaman skenario bearish.

Dalam bahasa sederhana, arah saham masih lebih berisiko turun daripada naik, meskipun beberapa indikator menunjukkan momentum pelemahan mulai mereda.

Data teknikal UNTR Nilai
Harga terakhir, Jumat 30 Oktober 2026 Rp24.200
Perubahan 1 hari / 5 hari / 1 bulan -1,43% / -4,35% / -6,92%
SMA20 / SMA50 Rp24.723,75 / Rp24.992,50
Support / resistance 20 hari Rp22.525 / Rp26.500
RSI / Stochastic %K-%D 46,5 / 57,8-68,5
MACD / histogram -27,947 / 41,287
ATR(14) Rp1.266,07

Data Ringkas UNTR

Harga terakhir 24.200,00 IDR
Perubahan 1 hari / 5 hari / 1 bulan -1,43% / -4,35% / -6,92%
Tren / MA-cross downtrend / death
SMA20 / SMA50 24.723,75 / 24.992,50
RSI (14) / Stochastic %K 46,5 / 57,8
Bollinger %B / ATR 36% / 1.266,07
Support / Resistance 20 hari 22.525,00 / 26.500,00
Data per 30 Oktober 2026 16:03 WIB

Disclaimer: Analisa teknikal ini disusun otomatis dari data bursa (via Yahoo Finance) dan indikator yang dihitung JournalArta, untuk informasi dan edukasi. Verdict serta level entry, target, dan stop loss bukan saran investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada pembaca.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair