Volume terakhir tercatat 154,32 juta saham, sedikit di atas rata-rata 20 hari sebesar 147,51 juta saham atau sekitar 1,0 kali normal. Aktivitas yang relatif normal menunjukkan transaksi tetap berlangsung, tetapi belum menjadi lonjakan partisipasi yang dengan sendirinya menandakan akumulasi.
Lebih penting, OBV masih turun. Ketika harga melemah dan OBV ikut menurun, aliran volume belum menunjukkan dukungan pembeli yang cukup kuat untuk mengubah arah. Karena itu, sinyal oversold pada Stochastic perlu dibaca hati-hati: ia dapat memicu pantulan, tetapi konfirmasi volume belum mendukung skenario pemulihan berkelanjutan.
Bollinger juga memperlihatkan harga dekat batas bawah: band bawah berada di Rp93,39 dan %B hanya 4%. Pita memiliki lebar 16,7%, tergolong normal, sehingga data tidak menunjukkan squeeze yang dapat menjadi petunjuk awal pergerakan besar. Kedekatan dengan batas bawah menggarisbawahi tekanan, tetapi bukan jaminan harga akan berbalik.
ATR sebesar Rp6,43, setara 6,8% dari harga, menandakan volatilitas tinggi. Rentang high-low tiga bulan, Rp125 hingga Rp90, juga menempatkan harga terakhir dekat batas bawah periode tersebut.
Level yang menentukan skenario
Support terdekat berada di Rp94; di bawahnya, low tiga bulan tercatat Rp90. Jika Rp94 ditembus, perhatian beralih ke Rp90 sebagai level historis berikutnya dalam data. Sebaliknya, bertahan di atas support dan membentuk pantulan belum cukup mengubah bias selama harga belum merebut SMA20 Rp101,90. Resistance 20 hari berada di Rp111, sementara high tiga bulan tercatat Rp125.
Rentang acuan berbasis ATR menempatkan harga dikurangi 1,5 kali ATR di Rp84,36 dan harga ditambah 1,5 kali ATR di Rp103,64. Level-level ini menegaskan besarnya ruang fluktuasi, bukan target yang pasti tercapai.
Verdict Teknikal: LAYAK JUAL
Bias teknikal data adalah bearish, dengan tiga dari tujuh sinyal bearish dan tanpa sinyal bullish. Keputusan ini selaras dengan tren turun, bukan semata-mata karena Stochastic oversold.
– Entry Price: Rp94, sebagai acuan di area harga terakhir dan support 20 hari; risiko pantulan dari kondisi oversold tetap perlu diperhitungkan.
– Target keluar: Rp90, yakni low tiga bulan dan level berikutnya di bawah support 20 hari.
– Stop Loss: Rp103,64, berdasarkan harga ditambah 1,5 kali ATR; level ini berada di atas SMA20 Rp101,90.
– Verdict batal jika harga menembus Rp103,64, karena pergerakan itu melewati batas acuan risiko tersebut.
Bagi pembaca non-trader, penilaian ini berarti tekanan turun masih lebih kuat daripada tanda pemulihan, meski pantulan jangka pendek tetap mungkin. Data penutupan terakhir menempatkan BUKA di Rp94.
Data teknikal BUKA
Harga terakhir Rp94; perubahan 1 hari -3,09%, 5 hari -7,84%, dan 1 bulan -9,62%. SMA20 Rp101,90; SMA50 Rp105,28; RSI 34,9; Stochastic %K 14,3 dan %D 22,6; MACD -1,961; support 20 hari Rp94; resistance 20 hari Rp111; low tiga bulan Rp90; high tiga bulan Rp125.
Data Ringkas BUKA
| Harga terakhir | 94,00 IDR |
| Perubahan 1 hari / 5 hari / 1 bulan | -3,09% / -7,84% / -9,62% |
| Tren / MA-cross | downtrend / none |
| SMA20 / SMA50 | 101,90 / 105,28 |
| RSI (14) / Stochastic %K | 34,9 / 14,3 |
| Bollinger %B / ATR | 4% / 6,43 |
| Support / Resistance 20 hari | 94,00 / 111,00 |
| Data per | 2 November 2026 16:10 WIB |
Disclaimer: Analisa teknikal ini disusun otomatis dari data bursa (via Yahoo Finance) dan indikator yang dihitung JournalArta, untuk informasi dan edukasi. Verdict serta level entry, target, dan stop loss bukan saran investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada pembaca.
Pantau harga saham BUKA setiap hari: harga, support/resistance & riwayat analisis BUKA.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.