Selasa, 3 November 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham ARCI Menguat 1.16% pada Senin, RSI Jenuh Jual

Logo Archi Indonesia — ilustrasi JournalArta
Logo Archi Indonesia — ilustrasi JournalArta

Mengapa ARCI dibahas hari ini

  • RSI(14) 28,2 — zona jenuh jual (oversold)
  • Tren turun berlanjut (5 hari -14,63%)
  • Belum dibahas JournalArta dalam 14 hari terakhir

Dipilih otomatis dari 98 saham IDX (Indonesia) berdasarkan skor sinyal teknikal dengan pengacakan berbobot harian — bukan rekomendasi.

Pada sesi Senin, 2 November 2026, saham Archi Indonesia (ARCI) ditutup di Rp875, naik 1,16% dalam sehari, tetapi masih turun 14,63% dalam lima hari dan 31,91% dalam sebulan. Perhatian teknikal tertuju pada RSI 28,2 yang telah masuk zona jenuh jual, sementara harga terus tertekan dan berada dekat batas bawah rentang tiga bulan. Pantulan harian belum cukup untuk menyatakan tren berbalik.

Tren Turun, Harga Dekat Dasar Rentang

Harga ARCI masih di bawah SMA20 Rp1.087,25 dan SMA50 Rp1.226,70, gambaran bahwa tekanan jual mendominasi struktur harga menengah. SMA20 juga turun 6,67% dalam lima hari. Belum ada persilangan baru antara rata-rata bergerak, sehingga belum muncul konfirmasi perubahan tren dari indikator tersebut.

Saham ini berada hanya sekitar 2% dari batas bawah rentang 20 hari, yakni support Rp865, sedangkan resistance rentang itu berada di Rp1.315. Rentang tiga bulan memperlihatkan low Rp810 dan high Rp1.475. Kedekatan harga dengan area bawah menunjukkan ruang pantulan teknikal, tetapi juga membuat area support penting: jika jebol, low tiga bulan menjadi acuan berikutnya.

Seperti terlihat pada grafik, harga bergerak di dekat batas bawah Bollinger, bukan di tengah rentang.

Grafik aksi harga ARCI
Grafik aksi harga ARCI 3 bulan: harga, SMA20/50, Bollinger, support & resistance. Data: bursa via Yahoo Finance.

Bollinger %B sebesar 13% menempatkan harga dekat pita bawah Rp801,22, sementara lebar pita mencapai 52,6% dan sedang melebar. Artinya, pergerakan berlangsung dalam volatilitas tinggi; posisi rendah pada pita dapat mencerminkan tekanan jual yang sudah jauh, tetapi pelebaran pita juga memperingatkan bahwa ayunan harga masih besar. ATR 14 hari sebesar Rp77,86, setara 8,9% dari harga, memperkuat gambaran risiko pergerakan harian yang lebar.

Jenuh Jual Belum Berarti Pembalikan

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair