SOLO — Kendal Tornado FC mengalahkan Persebaya Surabaya 3-2 pada laga perdana League Cup 2026/2027 di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3/11). Persebaya sempat membalikkan keadaan, tetapi tuan rumah kembali mencetak gol dan mengunci kemenangan.
Hasil ini memberi Kendal awal kuat di kompetisi, sementara Persebaya harus mengevaluasi pertahanan setelah gagal menjaga keunggulan. Duel berjalan terbuka terutama pada babak kedua, ketika kedua tim bergantian menemukan celah di kotak penalti.
Kendal Tornado FC menang setelah duel berbalas gol
Babak pertama berlangsung ketat. Kendal Tornado lebih dulu mencoba menekan lewat umpan ke area penalti, tetapi Rizki Dwi berada dalam posisi offside saat menerima bola. Peluang lain datang dari kerja sama satu-dua di lini tengah, namun Yudha Alkanza gagal menuntaskannya setelah berhadapan dengan Ernando Ari.
Persebaya juga kesulitan menembus pertahanan lawan. Ramadhan Sananta sempat mendapat peluang yang nyaris menghasilkan gol, tetapi tekanan itu belum cukup mengubah skor sebelum jeda.
Tempo meningkat setelah turun minum. Kendal membuka keunggulan pada menit ke-58 melalui Akbar Firmansyah. Ia menyambut umpan Fredyan Wahyu dari sisi kanan dengan sundulan yang menuntaskan serangan tuan rumah.
Persebaya merespons. Pada menit ke-71, Sananta menyamakan kedudukan lewat sundulan setelah menerima umpan Rivera. Gol itu mengubah momentum dan memberi tim tamu dorongan untuk menyerang lebih agresif.
Tujuh menit kemudian, Persebaya berbalik unggul. Rivera mengirim bola ke kotak penalti dari situasi tendangan bebas, lalu Toni Firmansyah menyelesaikannya dengan sepakan mendatar pada menit ke-78.
Mengapa Persebaya gagal mempertahankan keunggulan?
Kendati sempat tertinggal, Kendal Tornado tetap punya jalan untuk membalas. Perubahan skor yang cepat menunjukkan bahwa lini belakang Persebaya belum mampu meredam tekanan setelah unggul, sementara Kendal terus mencari peluang melalui distribusi bola ke area berbahaya.
Bagi Persebaya, kehilangan kendali setelah membalikkan keadaan menjadi persoalan utama dari laga ini. Keunggulan yang dibangun lewat kombinasi Rivera dan Toni tak bertahan hingga akhir, sehingga tim harus pulang tanpa hasil positif dari pertandingan pembuka. Sebaliknya, kemenangan memberi Kendal modal penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan League Cup berikutnya.
Hasil ini juga menegaskan betapa tipis jarak antara momentum dan tekanan dalam laga piala. Persebaya mampu memperbaiki serangan selepas jeda, tetapi Kendal membuktikan bahwa peluang tetap terbuka selama mereka menjaga intensitas. Gol-gol pada babak kedua menjadi penentu sekaligus cermin duel yang berubah cepat.
Catatan pertandingan yang tersedia untuk laga ini menyoroti gol Akbar Firmansyah, Ramadhan Sananta, dan Toni Firmansyah beserta proses terciptanya. Tidak ada rincian pencetak gol ketiga Kendal dalam rangkaian informasi pertandingan yang dipakai di artikel ini, sehingga kemenangan 3-2 tetap menjadi hasil akhir yang tercatat tanpa menambahkan nama pencetak gol.
Persebaya kini menghadapi pekerjaan membenahi organisasi pertahanan ketika lawan kembali menekan, sedangkan Kendal dapat menjaga kepercayaan diri dari kemenangan dramatis tersebut. Perjalanan kedua tim di League Cup 2026/2027 berlanjut setelah laga perdana yang berakhir dengan skor 3-2.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.