Senin, 2 November 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Real Madrid Menang di Santander, Rekor Beruntun Berlanjut

Real Madrid Menang di Santander, Rekor Beruntun Berlanjut
Real Madrid Menang di Santander, Rekor Beruntun Berlanjut. (Ilustrasi: AI)

SANTANDER — Real Madrid menjaga jarak dari dua pesaing teratas Liga Spanyol setelah mengalahkan Racing Santander 3-0 pada Minggu (1/11). Hasil di Stadion El Sardinero itu memperpanjang catatan kemenangan Los Blancos menjadi enam laga beruntun di semua kompetisi.

Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Yan Diomande mencetak gol pada babak pertama. Tambahan tiga poin mengantar Real Madrid mengoleksi 27 poin dari 11 pertandingan dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara.

Barcelona berada di puncak dengan keunggulan tiga poin atas Madrid, sementara Atletico Madrid hanya unggul satu poin dari Los Blancos. Kemenangan ini menjaga Madrid tetap dekat dalam persaingan papan atas setelah mereka juga menundukkan Barcelona di Camp Nou pada akhir pekan sebelumnya.

Bagaimana Real Madrid membangun kemenangan?

Tim tamu langsung menekan sejak awal. Arda Guler lebih dulu mendapat peluang setelah menerima umpan Trent Alexander-Arnold, tetapi tembakannya melebar. Bellingham kemudian menyambut bola dengan sundulan jarak dekat yang masih bisa ditepis kiper Julen Agirrezabala.

Madrid memecah kebuntuan pada menit ke-11 lewat penalti. Mbappe dijatuhkan di kotak terlarang, lalu menuntaskan sendiri hadiah tendangan dari titik putih dengan sepakan keras. Gol itu menjadi gol ketujuhnya dalam lima pertandingan terakhir.

Sepuluh menit berselang, Guler mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan tuan rumah. Bellingham mengejar bola, melewati Agirrezabala dengan sontekan, lalu menceploskan bola ke gawang kosong. Madrid unggul 2-0 pada menit ke-21.

Diomande menambah gol ketiga pada menit ke-36. Ia menyambut bola dengan tembakan voli keras dari depan kotak penalti yang gagal dijangkau Agirrezabala. Tiga gol itu lahir dalam periode ketika Madrid tampil tajam dan mampu memaksimalkan peluang sebelum jeda.

Dominasi penguasaan bola tak cukup bagi Racing

Racing Santander mengubah pendekatan selepas turun minum dan bermain lebih agresif. Tuan rumah menguasai bola hingga sekitar 70 persen, tetapi sulit mengubah dominasi itu menjadi ancaman berbahaya. Madrid tetap mampu menjaga keunggulan, bahkan Mbappe hampir menambah gol ketika sepakannya membentur tiang.

Momen lain muncul saat Racing meminta penalti karena dugaan handball Aurelien Tchouameni. Wasit Jose Luis Montero sempat meninjau tayangan VAR sebelum membatalkan keputusan penalti. Laga juga terhenti sejenak setelah sejumlah benda, termasuk korek api, dilemparkan ke lapangan.

Skor tak berubah sampai pertandingan berakhir. Perbedaan paling nyata terlihat pada efektivitas: Madrid mencetak tiga gol pada babak pertama, sedangkan penguasaan bola Racing selepas jeda tidak menghasilkan balasan. Bagi Madrid, hasil ini menjaga tekanan dalam perebutan posisi teratas; bagi Racing, upaya bangkit belum cukup untuk menembus pertahanan lawan.

Madrid kini membawa enam kemenangan beruntun ke pertandingan berikutnya, sementara persaingan di papan atas tetap rapat dengan Barcelona dan Atletico berada di atas mereka.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →