LUSAIL — Jadwal Moto3 Qatar 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di grid ke-14 saat balapan utama berlangsung di Sirkuit Internasional Lusail pada Minggu (8/11/2026). Pebalap Honda Team Asia itu sebetulnya menutup kualifikasi di posisi kedelapan, tetapi penalti turun enam grid mengubah titik startnya.
Balapan dijadwalkan berlangsung malam ini. Penampilan Veda dapat disaksikan melalui Trans7 serta sejumlah aplikasi streaming berbayar. Posisi start menjadi tantangan langsung bagi pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang masih punya kesempatan mengejar rombongan depan.
Jadwal Moto3 Qatar 2026 dan posisi start Veda
Veda akan memulai balapan dari urutan ke-14 setelah FIM MotoGP Stewards menjatuhkan hukuman atas pelanggaran bendera kuning pada sesi latihan bebas Jumat (6/11). Hukuman itu membuatnya turun enam posisi dari hasil kualifikasi.
Catatan waktu putaran Veda saat pelanggaran terjadi juga dihapus. Ini menjadi pelanggaran keduanya pada musim ini, sehingga sanksinya lebih berat dibandingkan Ruche Moodley dan David Almansa. Keduanya mendapat peringatan resmi karena pelanggaran yang dilakukan merupakan yang pertama musim ini.
Di sesi kualifikasi, Veda mencatat waktu terbaik 2 menit 3,238 detik dan menempati posisi kedelapan. Setelah grid disesuaikan, Scott Ogden dan Rico Salmela termasuk pebalap yang naik satu baris untuk mengisi ruang yang ditinggalkan Veda.
Bisakah Veda mengejar posisi sepuluh besar?
Start dari baris yang lebih belakang membuat Veda perlu melewati banyak pebalap sebelum bisa menekan kelompok terdepan. Namun, hasil kualifikasi menunjukkan ia mampu mencatat waktu kompetitif, sementara pengalamannya di Lusail saat berlaga di Asia Talent Cup memberi bekal mengenali sirkuit.
Tantangannya adalah menjaga posisi pada fase awal dan mencari celah untuk maju tanpa kehilangan ritme. Jika Veda bisa melewati kepadatan rombongan dengan baik, peluang menembus sepuluh besar tetap terbuka; target lima besar akan membutuhkan laju kuat dan eksekusi balapan yang rapi.
Grid terdepan diisi Maximo Quiles dari pole position, disusul David Almansa dan Brian Uriarte. Hasil kualifikasi itu menjadi konteks penting bagi Veda: ia harus mengejar pembalap-pembalap yang memulai balapan jauh lebih dekat ke depan, sementara perubahan posisi di rombongan bisa membuka peluang sepanjang lomba.
Bagi penonton Indonesia, posisi start Veda membuat fase pembuka patut dicermati. Ia perlu segera membangun momentum dari grid ke-14 agar tidak tertahan terlalu lama di belakang, sebelum berupaya merangsek ke barisan depan. Hasil akhir balapan tetap bisa berbeda dari prediksi, dan perhatian berikutnya tertuju pada aksi Veda di Lusail malam ini.









📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.