Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Pedagang Bakso Singapura 73 Tahun Dirawat di Rumah Sakit Setelah Dilempar ke Lantai

Pedagang Bakso Singapura 73 Tahun Dirawat di Rumah Sakit Setelah Dilempar ke
Pedagang Bakso Singapura 73 Tahun Dirawat di Rumah Sakit Setelah Dilempar ke

SINGAPURA — Seorang pedagang bakso berusia 73 tahun, Yeo Song Khoon, harus dirawat di rumah sakit setelah dilempar ke lantai oleh seorang pria pada 15 Agustus karena dia menampar kepala seorang anak perempuan berusia dua hingga tiga tahun. Insiden terjadi di 50 East Coast Road, dan kepolisian Singapura masih melakukan investigasi.

Pokok Peristiwa

Yeo tidak awalnya mau menerima perawatan medis. Namun dua hari setelah kejadian, pada 17 Agustus, keluarganya membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Dalam foto yang dibagikan keluarganya di Instagram, pria itu terlihat dalam kursi roda dan gaun rumah sakit. Kios mie wonton miliknya, Bei-Ing Wanton Noodle, ditutup hingga 20 Agustus.

Menurut Yeo, dia sedang membeli kopi di kedai lain ketika melewati meja tempat anak perempuan itu duduk. “Dia sangat menggemaskan, jadi saya menepuk kepalanya. Orang tua suka menepuk kepala anak-anak kecil,” katanya kepada stasiun Mediacorp 8world pada 16 Agustus.

Video CCTV yang dibagikan kios di Facebook dan Instagram pada 15 Agustus menunjukkan Yeo berjalan perlahan antar meja sambil berpegangan untuk menyeimbangkan diri sebelum menyentuh kepala anak itu. Ibu anak itu mencoba menghentikannya. Ayah anak itu, yang sempat meninggalkan meja, kembali, memberi isyarat kepada Yeo, kemudian meraih lengannya dan menariknya jatuh ke lantai.

Konteks

Dalam jatuh, Yeo menabrak meja dan memukul kepalanya. Anaknya, Yeo Zhi Wei yang berusia 29 tahun, mengatakan kepada Shin Min Daily News bahwa kepala ayahnya membengkak dan memar. Pada saat itu, Yeo tidak merasakan sakit dan настаивал bahwa dia baik-baik saja, sehingga keluarga membiarkan orang tua anak itu pergi.

Kondisi medis Yeo memperumit situasi. Dia telah berjalan dengan pincang sejak kecelakaan lalu lintas lebih dari 20 tahun lalu dan memiliki implan di kedua pinggulnya serta panjang kaki yang tidak sama. Menantu Yeo, Zheng Zhi Cheng, seorang pengemudi taksi swasta berusia 54 tahun, mengatakan kepada Shin Min bahwa dokter pernah memperingatkan Yeo agar tidak pernah jatuh.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 18 Agustus 2026: Cara Cek NIK KTP Online