Perangkat dilaporkan datang dengan resolusi 1440p, layar AMOLED dan refresh rate 120Hz. Desain layarnya sendiri memiliki lekukan signifikan di kedua sisinya. Terlihat juga punch hole yang menjadi wadah bagi kamera selfie di bagian kiri atas.
Sedangkan, kamera utamanya beresolusi 108MP dipadukan dengan sensor 13MP dan 5MP yang belum diketahui jenis lensanya. Berbeda dengan versi Pro yang tercatat membawa lensa 48MP ditambah 20Mp dan dua lensa 12MP, seperti dilansir dari Gizchina, Jumat (4/12).
Untuk urusan performa, Xiaomi sesumbar perangkat ini akan bertenaga chipset kelas atas, Snapdragon 888. Itu dipadukan dengan RAM LPDDR 8GB dan penyimpanan UFS 3.1 128GB.
Kapasitas baterai Mi 11 Pro dan reguler berbeda. Versi reguler membawa 4780mAh dengan pengisian kabel 50W dan nirkabel sebesar 30W. Sedangkan Mi 11 Pro, sedikit lebih besar dengan kapasitas 4500mAh yang mendukung pengisian cepat 120W dan pengisian nirkabel 80W.
Penerus Mi 10 ini juga akan mendukung NFC. Dengan spesifikasi tadi, harga Mi 11 diperkirakan berkisar antara CNY 3,999 (Rp8,6 juta) sampai CNY 4,499 (Rp9,7 juta). Sedangkan, versi Pro dibandrol seharga CNY 5,299 (Rp11,5 juta) hingga CNY 5,499 (Rp11,8 juta).
Sayangnya, sejauh ini belum bisa dipastikan berapa harga yang dibandrol, termasuk spesifikasi yang akan diemban Mi 11 Series. Kita tunggu saja peluncurannya yang disebut tiba pada awal 2021.(**)
Sumber : Seluler.ID
