Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Ridwan Kamil Apresiasi Keberadaan RS Lapangan COVID-19 di Kota Bogor

Ridwan Kamil Apresiasi Keberadaan RS Lapangan COVID-19 di Kota Bogor
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan sambutan dalam acara Peresmian Rumah Sakit Lapangan COVID-19 Kota Bogor via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (18/1/2021).

“Kita tahu, ada dua hal yang mengemuka di awal 2021. Pertama, ketersediaan ruang isolasi yang semakin terbatas. Kedua, vaksin sudah hadir,”

Bandung, Journalarta.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan sambutan dalam acara Peresmian Rumah Sakit Lapangan COVID-19 Kota Bogor via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (18/1/2021).

Rumah Sakit (RS) lapangan di Jl. Pemuda No. 4, Tanah Sareal, Kota Bogor, ini ditujukan bagi tiga kriteria pasien terkonfirmasi positif COVID-19 lewat PCR: (1) Pasien yang tidak memiliki fasilitas isolasi mandiri; (2) Pasien tanpa gejala dengan komorbid/penyakit penyerta, dan (3) Pasien dengan gejala ringan-sedang. RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor ini diharapkan bisa mengatasi Bed Occupancy Rate (BOR) khususnya di Kota Bogor.

Ridwan Kamil pun mengapresiasi keberadaan RS Lapangan COVID-19 di Kota Bogor. Menurutnya, setiap inisiatif dibutuhkan dalam gerak cepat penanganan pandemi, termasuk untuk mencari solusi ketersediaan ruang isolasi pasien COVID-19.

“Kita tahu, ada dua hal yang mengemuka di awal 2021. Pertama, ketersediaan ruang isolasi yang semakin terbatas. Kedua, vaksin sudah hadir,” ungkapnya.

“Terkait berita buruk pertama yaitu ruang isolasi, yang terkena COVID-19 tapi gejala ringan tidak dirawat di RS, bisa di gedung negara atau RS lapangan. RS konvensional untuk (pasien) COVID-19 gejala sedang atau berat,” tambahnya.

Adapun di RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor, terdapat 64 tempat tidur, 8 di antaranya berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Selain itu, terdapat unit layanan lainnya di RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor, antara lain laboratorium, fisioterapi, radiologi mobile, pelayanan gizi, hingga farmasi. Untuk alur pelayanan, pasien sesuai kriteria bisa membawa rujukan dari puskesmas atau rumah sakit lain.

Ridwan Kamil pun berpesan, Pemerintah Daerah Kota Bogor juga harus mengantisipasi penambahan RS lapangan lain jika kasus COVID-19 terus meningkat. Saat ini, berdasarkan data Satuan Tugas COVID-19 Kota Bogor per Minggu, 17 Januari 2021 malam, dilaporkan penambahan 85 pasien terinfeksi positif COVID-19 dengan angka kumulatif mencapai hampir 7 ribu kasus.

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda