
Komoditi Produk Makanan Olahan Ikan Teri Jadi Perhatian Ketua Komisi II DPRD Babel
Bangka Barat, Journalarta.com – Kekayaan dan potensi lokal sektor kelautan yang di miliki Desa Air Nyatoh, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat salah satunya ikan bilis atau ikan teri, mendapat perhatian serius dari komisi II DPRD Babel.
Ikan bilis atau ikan teri akan menjadi komoditi produk makanan olahan yang kaya akan gizi dan protein.
Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur, SH, MH, berkunjung dan melihat langsung proses penjemuran dan pengolahan ikan teri di sekitar wilayah tempat wisata pantai seribu bagan, yang terletak di desa air Nyatoh tersebut.
Baca juga: Satresnarkoba Polres Bangka Barat Amankan Pelaku Pemakai Sabu
Nampak para ibu-ibu rumah tangga dengan teliti mengolah dan memilih ikan teri yang telah kering untuk dikemas kedalam kantong plastik dan siap untuk di jual.
Melihat hal tersebut, Legislator dari fraksi PDI-P Babel ini dengan sikap ramah menghampiri dan menyempatkan berbincang-bincang dengan para ibu-ibu nelayan yang sedang mengolah ikan teri yang sebelumnya sudah di olah dan telah kering untuk siap di kemas kedalam kantong-kantong plastik yang akan di jual.
Ikan teri tersebut di jual dengan harga kisaran Rp. 15.000,00 (lima belas ribu) rupiah hingga Puluhan ribu perkilogramnya. Para ibu-ibu tersebut merupakan para pekerja yang di bayar Rp. 60.000,00 (enam puluh ribu) rupiah perhari.
Ikan teri tersebut akan di jual dan di kirim ke Kota Palembang.
Baca juga: Kapolres Bangka Barat Targetkan Vaksinasi dan Penerapan Prokes