Demi meluruskan ucapan sumber tertutup dan terkait beredarnya rekaman yang menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum AL pada aktivitas penambangan timah di Batu Hitam, team awak media mengkonfirmasi pihak Danpos AL Belinyu Kabupaten Bangka, Serma Ekl Sumantri via whatsapp, Sabtu (2/3/2024) malam.
Ekl Sumantri pun membantah isu tersebut, dan menyebut tidak ada keterlibatan anggota AL mengambil cantingan dilokasi tersebut.
” Ada videonya bang, Boleh kami minta. Nanti sebut2 aja. Minggu kemarin Airud diberitakan,” ujarnya.
“Gak ada bang kalau AL nyanting tu, takutnya sebut2 aja biar dapet. Kalau ada videonya biar kami cari bang. Terimakasih infonya. Sangat bermanfaat bagi kami,” imbuhnya.
Terpisah, terkait ramainya pemberitaan yang sempat dibeberapa media online akhir-akhir ini mengenai aktivitas tambang timah Ilegal yang terus beroperasi di perairan Batu Hitam Teluk Kelabat Dalam Mengkubung yang tak kunjung henti kendati telah ditertibkan pihak keamanan membuat salah satu tokoh mahasiswa yang sering mendampingi nelayan dan warga sebut saja (Ata) geram dan angkat bicara.
Kepada wartawan saat berada di salah satu warkop, ia menyebut besar kemungkinan akan melakukan aksi damai bersama ke Polda Provinsi Bangka Belitung.
“Kalau kita lihat dari gerakan aktivitas tambang ilegal yang mana selalu di backup oknum Aparat Penegak Hukum (APH) terus demi kepentingan mereka-mereka. Lihat aja nanti, secepatnya kita akan lakukan demo di Polda Babel biar semua ditertibkan dan tidak ada lagi keributan dan memikirkan kepentingan mereka,” tegas Ata.
Ia juga mengatakan, terlebih aktivitas tambang ilegal yang ada di perairan mengkubung dan lain-lainnya itu dikerjakan bukan warga setempat melainkan orang dari luar Bangka.
“Penambang disitu kita liat bukan warga setempat yang bekerja, melainkan orang dari luar Pulau Bangka, atau bisa di sebut dari seberang,” pungkasnya.(Team/KBO Babel)