Dengan melibatkan keluarga Waliyullah, diharapkan kegiatan ini bisa berjalan dengan lebih khidmat dan mendapatkan berkah yang lebih besar.
Menurutnya, mengembangkan sektor wisata religi di Bangka Belitung akan memberikan dampak positif yang luas.
“Hal ini membanggakan bagi Babel sendiri, mengingat sektor wisata kita akan siap memberikan ruang pada item wisata Religi tersebut, dengan harapan akan berdampak luas pada peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Bangka Belitung setiap tahunnya, dan para pelaku UMKM kita pun jauh lebih bergairah,” harap Erzaldi.
Wisata religi, lanjutnya, tidak hanya memperkaya keanekaragaman destinasi wisata di Bangka Belitung, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.
Para pelaku UMKM di sekitar lokasi makam Waliyullah dapat mengambil manfaat dari kedatangan wisatawan yang ingin berziarah.
Selain itu, adanya wisata religi juga bisa menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang sejarah perkembangan Islam di daerah mereka.
Erzaldi juga menggarisbawahi pentingnya menjaga dan merawat makam-makam para Waliyullah sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan sejarah dan budaya Islam.
Dengan menjaga makam-makam tersebut, diharapkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh para Waliyullah dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
Acara Tabligh Akbar dan Haul ke-69 Syekh Chotamarrasyid ini pun diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama.
Doa yang dipanjatkan tidak hanya untuk mengenang jasa-jasa Syekh Chotamarrasyid, tetapi juga untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Bangka Belitung.
Erzaldi berharap agar acara serupa dapat terus diselenggarakan secara rutin, sehingga silaturahmi antar umat beragama semakin erat dan wisata religi di Bangka Belitung semakin berkembang.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan Bangka Belitung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan wisata religi sekaligus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antar umat beragama.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Bangka Belitung akan terus menjadi negeri yang diberkahi dan makmur. (Red/KBO Babel)
