Ia menegaskan bahwa seluruh elemen pendukung paslon Erzaldi-Yuri harus tetap solid dan tidak mudah terpancing emosi.
Menurutnya, cara terbaik menghadapi serangan-serangan tersebut adalah dengan melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan aparat penegak hukum.
“Kita tunjukkan bahwa kita solid dan tidak mudah terpancing emosi terkait hoaks. Apabila ada yang menyerang, sebaiknya laporkan ke Bawaslu dan aparat penegak hukum,” kata Toni Cobra dengan tegas.
Toni juga menyampaikan bahwa Tim Relawan Pro ER Kota Pangkalpinang siap mengambil langkah tegas terhadap penyebaran hoaks di media sosial yang dianggap sengaja dimainkan oleh oknum-oknum tertentu.
Langkah hukum akan diambil untuk memberikan efek jera serta menjadi pembelajaran politik bagi masyarakat.
“Kami akan mengambil tindakan tegas dan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terkait, karena narasi berisi informasi menyesatkan yang merusak citra paslon Erzaldi Rosman Djohan dan Yuri Kemal Fadillah. Hal ini berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar Toni dengan nada serius.
Menurut Toni, tindakan ini bukan hanya untuk menjaga integritas paslon Erzaldi-Yuri, tetapi juga untuk menjaga suasana kondusif dalam Pilkada Serentak 2024.
Ia berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima.
Seiring semakin dekatnya hari pemungutan suara, Toni Cobra memastikan bahwa seluruh tim relawan Pro ER akan terus bekerja keras untuk memenangkan Erzaldi Rosman Djohan dan Yuri Kemal Fadillah dalam satu putaran. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan komitmen untuk menjaga stabilitas politik, ia yakin bahwa kemenangan ini dapat tercapai.
Toni Cobra mengakhiri pernyataan persnya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada Serentak 2024 dan menggunakan hak pilih mereka dengan bijaksana.
“Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai momentum untuk memilih pemimpin yang benar-benar peduli dan berkomitmen untuk membangun Bangka Belitung,” pungkasnya. (Red/KBO Babel)
