“Sebagai manusia yang hidup bermasyarakat, kita harus bijak karena perbedaan pilihan dalam konstelasi politik adalah hal yang wajar,” tegasnya.
Selain itu, Erzaldi mengingatkan para simpatisannya untuk tidak terlibat dalam aksi saling menjatuhkan antar calon. Sebaliknya, ia mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan program-program dan gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan Babel.
“Pada moment Pemilukada ini, mari kita kedepankan program-program yang membangun Babel agar Pilkada nanti berjalan kondusif dan tidak menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Himbauan Agar Tidak Mudah Terpancing Isu
Erzaldi juga berpesan kepada simpatisan dan masyarakat untuk tetap tenang menghadapi berbagai isu yang muncul menjelang Pilkada.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus menghormati hak-hak setiap peserta pemilu dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berdasar.
“Kita harus saling menghormati setiap hak yang dimiliki setiap peserta pemilu. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi,” imbuhnya.
Menjelang Pilkada, serangan-serangan politik terhadap kandidat semakin intens. Namun, Erzaldi yakin bahwa simpatisannya tetap solid dalam mendukungnya.
Dukungan dari simpatisan dan relawan justru semakin kuat ketika berbagai kabar miring beredar tentangnya.
Pendukung Minta Erzaldi Bersabar di Tengah Serangan Politik
Dengan meningkatnya popularitas dan elektabilitas Erzaldi, wajar jika ia menjadi sasaran berbagai serangan politik. Meskipun demikian, para pendukung dan simpatisan tetap setia dan meminta Erzaldi untuk bersabar menghadapi situasi ini.
Ketua Pemerhati Kebijakan Publik dan Advokasi (PEKA) Pangkalpinang, Adinda Putri Nabiilah, mengungkapkan bahwa serangan tersebut hanya akan memperkuat dukungan terhadap Erzaldi.
“Kami meminta beliau tetap sabar. Kami sebagai pendukung tidak akan goyah. Justru itu akan membuat kami semakin kokoh,” kata Adinda dalam keterangannya.
Menurut Adinda, narasi negatif yang terus-menerus digunakan untuk menyerang Erzaldi justru akan membuat masyarakat jenuh dan mulai mempertanyakan motif di balik serangan tersebut.
“Pada akhirnya, masyarakat bertanya, kok ini gini-gini saja? Jika sudah ada pertanyaan demikian, maka tugas simpatisan dan pendukung lah untuk menjelaskan,” katanya.
Adinda juga menekankan bahwa setiap serangan yang menyudutkan Erzaldi justru akan menjadi tantangan bagi para pendukungnya untuk menunjukkan komitmen mereka.
“Semakin banyak serangan yang menyudutkan, maka yakinlah akan semakin banyak pula dukungan dan simpati yang datang,” tambahnya.
Bagi pendukung Erzaldi, serangan politik ini dianggap sebagai ujian yang akan semakin menguatkan perjuangan mereka.
Menutup pernyataannya, Adinda kembali menegaskan pentingnya kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai tantangan politik.
“Yang penting, Bapak Erzaldi tetap sabar dan kokoh,” tutupnya.
Dengan ajakan untuk menjaga kondusifitas dan fokus pada gagasan serta program pembangunan, Erzaldi berharap bahwa Pilkada Babel 2024 akan berjalan dengan damai dan menjadi ajang yang penuh manfaat bagi masyarakat Babel. (*/KBO Babel)
